Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 JUNI 2026 • 22:37 WIB

Aceh Besar Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan Warga

Aceh Besar Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan WargaKepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si., menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif RRI Banda Aceh yang membahas pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Lam Lumpu. (Dok : MC Aceh Besar)
ACEH -
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si., mengikuti Dialog Interaktif Luar Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh yang membahas pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (26/6/2026).

Dalam dialog tersebut, Sulaimi menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi koperasi. Menurutnya, kurang aktifnya salah satu pengurus tidak boleh menghambat jalannya koperasi.

“Jika satu pengurus tidak aktif, harus segera diganti. Koperasi tidak boleh berhenti hanya karena satu orang,” tegasnya.

Ia menilai keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kebersamaan, inovasi, dan kreativitas para pengurus. Karena itu, pengelolaan koperasi perlu melibatkan berbagai unsur di tingkat gampong, mulai dari perangkat desa, tokoh adat, hingga masyarakat.

Selain itu, Sulaimi mengingatkan agar koperasi tidak terburu-buru membuka layanan pinjaman yang berisiko. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi usaha dan menjaga stabilitas operasional koperasi.

“Jangan langsung memikirkan soal pinjaman. Bangun dulu fondasi koperasi agar kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga berencana memberikan pelatihan dan pendidikan kepada pengurus koperasi serta perangkat gampong guna meningkatkan kapasitas pengelolaan koperasi secara profesional.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Peukan Bada, Rusdi, S.Ag., M.Pd., mengatakan pihak kecamatan terus memantau perkembangan koperasi di wilayahnya. Dari 25 gampong di Kecamatan Peukan Bada, sebanyak 24 gampong telah memiliki koperasi.

Menurutnya, KDMP Lam Lumpu memiliki potensi menjadi percontohan (pilot project) bagi koperasi desa lainnya, meskipun masih ada beberapa koperasi yang belum berjalan secara optimal.

“Kami terus melakukan pendampingan dan monitoring melalui business center agar koperasi berjalan sesuai aturan,” katanya.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Gelar RAT, Fokus Kesejahteraan Anggota

ORusdi juga mendorong setiap koperasi memiliki identitas atau branding usaha yang khas agar mampu menarik minat masyarakat, meningkatkan perekonomian lokal, bahkan berpotensi menjadi destinasi wisata berbasis koperasi.

Di sisi lain, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh, Alhori, menyatakan kesiapan Bulog mendukung pengembangan koperasi melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Ia memastikan stok beras di Aceh dalam kondisi aman dan siap didistribusikan langsung ke desa-desa melalui koperasi.

“Kami siap bekerja sama dengan koperasi untuk menjaga stabilitas harga dan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ketua KDMP Lam Lumpu, Irawan, S.E., menjelaskan koperasi yang dipimpinnya terus berkembang dengan berbagai rencana pengembangan unit usaha. Ia memastikan simpanan anggota dikelola secara aman dan dapat diambil kembali sesuai ketentuan.

Berbagai unit usaha yang tengah dipersiapkan antara lain layanan pengangkutan sampah, pembayaran listrik dan air, penjualan alat tulis kantor (ATK), jasa fotokopi, pengelolaan kolam renang, hingga distribusi LPG bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aceh Besar Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!