Kamis, 09 JULI 2026 • 21:38 WIB

KAGAMA Bangun 26 Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang, Wamen Komdigi Turun Langsung

Author

Perwakilan KAGAMA menyerahkan 26 huntara bagi warga terdampak bencana di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, guna mempercepat pemulihan pascabencana. (Dok : Humas Aceh)
ACEH -
 Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyalurkan 26 unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan tempat tinggal.

Penyerahan huntara dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Nezar Patria. Turut mendampingi Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang.

Sekda Aceh M. Nasir yang juga Ketua KAGAMA Aceh mengatakan, keterlibatan KAGAMA dalam penanganan bencana merupakan bentuk kepedulian nyata alumni UGM terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“KAGAMA telah banyak berperan dalam menanggulangi bencana. Selaku Sekda Aceh, saya berkomitmen untuk terus memberikan sumbangsih dalam membangun Aceh pasca-bencana. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujar M. Nasir.

Baca juga: Bupati Aceh Timur Murka, Proyek Huntara Mangkrak Disorot Keras

Dalam kunjungan tersebut, M. Nasir turut mengajak sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di antaranya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Langkah itu dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat terkoordinasi dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami sengaja mengajak Kepala Dinas ESDM untuk membantu penanganan kelistrikan melalui penyaluran bantuan lampu solar panel, sementara Kepala BPBA fokus pada distribusi logistik bagi warga,” tambahnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi Desa Sekumur masih membutuhkan perhatian serius. Akses jalan menuju permukiman warga belum sepenuhnya pulih, sementara sejumlah rumah dan fasilitas umum juga masih mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Pemerintah Aceh bersama KAGAMA berharap bantuan hunian sementara dan dukungan berbagai sektor dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat, sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit setelah terdampak bencana.

“Kehadiran KAGAMA dan Pemerintah Aceh di Desa Sekumur ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta meringankan beban masyarakat setempat dalam proses pemulihan pasca-bencana,” pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU