Timphan, kudapan manis asal Aceh. (Dok : TikTok/fanisdelight)
ACEH - Timphan atau timpan adalah salah satu kue tradisional yang menjadi favorit masyarakat Aceh. Kabarnya, timphan sudah ada sejak zaman Kesultanan Aceh sekitar abad ke-16 atau abad ke-17 Masehi.
Kue ini identik dengan hari besar seperti Lebaran, acara pernikahan, syukuran, dan lain-lain. Karena setiap kali ada acara spesial, kudapan manis ini tak pernah absen dari piring sajian.
Namun, kita juga bisa menikmati kue ini setiap hari karena kue ini juga dijual di toko-toko kue maupun warung kopi Aceh.
Keistimewaan timphan terletak pada cara pembuatannya yang memerlukan keterampilan khusus, terutama saat menggulung adonan dengan daun pisang.
Bahan utama timphan adalah tepung ketan dan pisang. Namun, belakangan ini sudah banyak masyarakat yang berinovasi dengan mengganti pisang dengan ubi ungu dan labu kuning.
Baca juga: Rahasia Masakan Tiram Khas Aceh: Cita Rasa Laut dengan Rempah Khas Aceh
Isiannya juga bervariasi, yang dulunya hanya kelapa parut manis atau sarikaya, sekarang sudah bermacam-macam isiannya. Seperti selai durian, kacang merah, selai kacang hijau, dan sebagainya.
Kali ini kami akan membagi resep timphan original isi sarikaya yang paling sering dibuat. Resep ini adalah resep dari endatu (leluhur) sejak dahulu kala :
Tepung ketan 350 gram
Pisang raja/pisang ayam 5 buah
Santan kental 150 ml
Garam ½ sdt
Daun pisang muda secukupnya
Minyak sayur
Kuning telur 5 butir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Resep Pribadi