Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 03 JULI 2025 • 13:42 WIB

Daun Temurui: Si Kecil Serbaguna dari Dapur Aceh hingga Obat Tradisional

Daun Temurui: Si Kecil Serbaguna dari Dapur Aceh hingga Obat TradisionalDaun temurui salah satu tanaman herbal yang digunakan sebagai bumbu aromatik pada kuliner tradisional Aceh. (Dok : pribadi) 
ACEH -
Daun temurui atau dalam bahasa Indonesia disebut daun salam koja atau daun kari adalah salah satu tanaman herbal yang mempunyai segudang manfaat.

Daun ini bukan asli Indonesia, melainkan berasal dari Tarai, wilayah utara Pradesh, India. Walaupun mirip dengan daun salam, namun secara botani daun ini ternyata berkerabat dekat dengan daun kemuning Murraya Paniculata.

Daun ini mempunyai ciri-ciri berwarna hijau tua, bentuknya majemuk, kecil dan bersirip. Ia mempunyai bunga kecil berwarna putih dan buah bulat dengan warna hijau apabila masih muda. Jika sudah tua buahnya akan berubah menjadi merah hingga ungu tua. 

Daun Temurui: Si Kecil Serbaguna dari Dapur Aceh hingga Obat TradisionalBuah temurui yang masih muda. (Dok : pribadi)

Di Aceh, biasanya daun ini dijadikan bumbu aromatik unggulan pada kuliner tradisional karena baunya yang harum dan tajam. Banyak masakan Aceh yang memanfaatkan temurui untuk bahan masakan seperti ayam tangkap, asam keueng, kuah pliek, pepes khas Aceh dan masih banyak masakan sehari-hari lainnya. Untuk budidaya daun temurui juga sangat mudah, tak perlu diberi pupuk dan disiram. Sehingga tidak heran jika diperkarangan atau diladang warga Aceh, daun ini tumbuh dengan subur.

Walaupun berukuran kecil, kandungan dari daun temurui juga tidak kaleng-kaleng. Daun temurui mengandung air (66,3%), protein (1%), lemak (1%), karbohidrat (16%), serat (6,4%), dan mineral (4,2%). Kandungan mineral utama per 100 gram daun adalah kalsium (810 mg),  fosfor (600 mg), dan besi (2,1 mg). Kandungan vitaminnya adalah karoten (12.600 i.u.), asam nikotinat (2,3 mg), dan vitamin C (4 mg).

Baca juga: Rahasia Masakan Tiram Khas Aceh: Cita Rasa Laut dengan Rempah Khas Aceh

Dengan kandungan yang begitu kaya, tak heran daun dengan nama binomial Muraya Koenigii ini juga ternyata bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan antioksidannya dapat membuat tubuh lebih mampu menangkal radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit. Daun temurui bisa dijadikan obat tradisional seperti obat pencernaan, menyehatkan rambut, mencegah diabetes, mengurangi resiko penyakit jantung dan sebagainya. 

Bagi warga Aceh, daun temurui adalah contoh nyata bahwa alam menyediakan solusi terbaik, dari dapur hingga di dunia kesehatan. Tanaman ini lebih dari sekadar bumbu dapur, ia adalah warisan budaya yang memberi aroma dan rasa pada kuliner Aceh dan manfaat bagi kesehatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Daun Temurui: Si Kecil Serbaguna dari Dapur Aceh hingga Obat Tradisional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!