Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 12 JULI 2025 • 08:34 WIB

Gubernur Aceh Ajak Syarikat Islam Perkuat Peran Moral dan Intelektual Umat

Gubernur Aceh Ajak Syarikat Islam Perkuat Peran Moral dan Intelektual UmatPlt. Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, saat menyampaikan Upacara Gubernur Aceh pada acara Lokakarya Syarikat Islam Leaders Forum (SILF). (Dok : humas.acehprov.go.id)

ACEH - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran Syarikat Islam Aceh untuk terus memperkuat peran sebagai kekuatan moral dan intelektual umat. 

Pesan ini disampaikan oleh Plt Sekda Aceh, M. Nasir pada acara Lokakarya Syarikat Islam Leaders Forum (SILF). Kegiatan ini dilaksanakan di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh pada Kamis malam (10/07/2025).

Mengangkat tema “Menggali dan Ragam Persepsi: Sang Pejuang Sejati, Muhammad Daoed Beureu'eh” forum ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan.

M. Nasir kemudian menyampaikan lanjutan pesan dari Gubernur yang menyebutkan bahwa Syarikat Islam memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu, Syarikat Islam juga berperan penting dalam membangun peradaban umat Islam di Nusantara.

Syarikat Islam sudah berdiri sejak tahun 1905, organisasi ini telah berkembang menjadi gerakan dakwah, sosial-ekonomi, dan nasionalisme Islam yang progresif.

Di Aceh sendiri, jejak Syarikat Islam disebut sudah hadir sejak tahun 1917, bahkan lebih dulu sebelum masuknya Muhammadiyah.

Baca juga:  Jejak Luka Aceh pada Masa DOM: Memorial Living Park Resmi Dibuka

Tokoh Aceh seperti Tgk. Abdul Hamid Samalanga atau yang lebih dikenal sebagai Ayah Hamid dianggap mempunyai peran penting dalam menyuarakan pembaruan pendidikan Islam meskipun akhirnya harus hijrah ke Mekkah akibat tekanan kolonial.

Atas kontribusi Ayah Hamid melalui pemikiran dan komunikasi dengan tokoh-tokoh Aceh lainnya, seperti Tgk. Daud Beureueh dan Tgk. Abdullah Ujong Rimba, maka itu menjadi pemicu lahirnya madrasah-madrasah Islam di Aceh.

Nilai-nilai moral dan intelektual yang ditanamkan Syarikat Islam sangat relevan bagi kita dalam menghadapi tantangan kompleks saat ini, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun ideologis,” ujar M Nasir.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan segar yang dapat memperkuat sinergi antara ormas Islam dengan pemerintah, serta menjadi pendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat Aceh dan penguatan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.

Ia berkata bahwa Aceh jangan hanya kuat secara simbol, tapi juga berani untuk menjaga nilai dan marwah.

“Aceh tidak hanya harus kuat dalam simbol, tetapi juga dalam substansi perjuangan: keadilan sosial, keberpihakan pada rakyat, serta keberanian untuk berdiri menjaga nilai dan marwah daerah,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas.acehprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Aceh Ajak Syarikat Islam Perkuat Peran Moral dan Intelektual Umat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!