Pemprov Sumut klarifikasi video viral truk plat Aceh dihentikan. (Dok : Aceh Ground Times)
ACEH - Sosial media dihebohkan dengan video yang beredar, di mana Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama rombongan menghentikan sebuah truk yang sedang melintas di jalan Provinsi Sumatera Utara. Truk yang dihentikan tersebut diketahui menggunakan pelat BL yang berasal dari Aceh.
Dalam video tersebut, Muhammad Suib, Asisten Administrasi Umum Setdaprov, meminta sopir truk mengganti pelatnya dari BL ke BK (pelat Sumut) agar membayar pajaknya ke Sumut.
Hal ini menimbulkan reaksi publik karena dianggap diskriminatif terhadap pelat Aceh, sebab pelat Sumut (BK) yang beroperasi di Aceh tidak pernah dipermasalahkan. Sejumlah tokoh Aceh dan masyarakat pun ramai-ramai mengkritik kebijakan yang dilakukan oleh Bobby.
Baca juga: Bobby Nasution Bikin Geger: Truk Plat BL Diminta Ganti BK! Sejumlah Politisi Aceh Angkat Suara
Menjawab kritikan masyarakat, Muhammad Suib memberikan klarifikasi lewat video. Ia menyebut bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi dan berusaha di Sumut sebaiknya menggunakan pelat Sumut. Hal ini, menurutnya, berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Agar pajak kendaraannya menjadi penyumbang PAD Sumatera Utara,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pajak kendaraan merupakan salah satu sumber pendapatan unggulan daerah Sumut.
“Perlu diketahui bahwa pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber pendapatan primadona Sumatera Utara, yaitu sekitar lebih kurang Rp1,7 triliun. Harapan kita bersumber dari pajak kendaraan bermotor,” lanjutnya.
Ia mengimbau seluruh pengusaha dengan pelat luar daerah agar mengganti ke pelat Sumatera Utara demi mendukung pembangunan Sumatera Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aceh Ground Times