Sinergi cepat Polres Aceh Selatan, BPBD, dan Damkar membersihkan material longsor di Jalan Nasional Tapaktuan–Medan. (Dok : Polres Aceh Selatan)
ACEH - Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan, tim gabungan Polres Aceh Selatan Polda Aceh bersama BPBD dan Damkar Aceh Selatan bergerak cepat menangani bencana tanah longsor dan pohon tumbang di Jalan Nasional Tapaktuan–Medan, tepatnya di kawasan pegunungan Gampong Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Senin (10/11/2025).
Hujan deras yang terjadi dalam durasi cukup lama menyebabkan tebing di sisi jalan mengalami longsor dan menutup sebagian badan jalan dengan tanah serta batang pohon yang tumbang. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur utama penghubung antar kabupaten.
Mengetahui kejadian itu, tim gabungan dari Polres Aceh Selatan, Polsek Tapaktuan, BPBD, dan Damkar segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi serta pembersihan material longsor.
Kegiatan pembersihan dipimpin oleh KBO Satreskrim Polres Aceh Selatan, Ipda Johan Wahyudi, S.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan dukungan personel piket Polsek Tapaktuan serta instansi terkait. Berkat sinergi dan kerja cepat petugas di lapangan, material longsor dan pohon tumbang berhasil disingkirkan sehingga jalur kembali bisa dilalui kendaraan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang Tutup Jalan di Aceh Jaya
Selama proses penanganan, petugas turut mengatur arus lalu lintas dan memasang tanda bahaya di sekitar lokasi guna mencegah kecelakaan. Meski sempat terjadi kemacetan ringan, situasi kembali normal sekitar pukul 02.50 WIB.
Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan tanggap darurat tersebut.
“Curah hujan yang tinggi meningkatkan risiko longsor di kawasan pegunungan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa Polres Aceh Selatan akan terus siaga menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat tingginya curah hujan. Kesiapsiagaan tersebut diwujudkan melalui patroli rutin di daerah rawan longsor, koordinasi cepat dengan BPBD dan instansi terkait, serta kesiapan personel dan peralatan tanggap darurat.
“Kami berkomitmen untuk memberikan respons cepat dalam setiap kejadian agar masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas transportasi tidak terganggu,” tutup Kapolres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polres Aceh Selatan