ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penanganan darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Bencana banjir ini dipicu hujan berintensitas tinggi sejak Minggu (23/11/2025), yang menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam hingga mengganggu mobilitas warga.
Sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., penanganan darurat di Aceh harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Untuk memperkuat langkah tersebut, Kepala BNPB telah membagi wilayah penanganan menjadi empat tim yang dipimpin oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah.
Baca juga: Aceh Terkepung Air: Banjir Meluas, Status Siaga Resmi Dikeluarkan oleh Mualem
Pembagian wilayah empat tim tersebut yakni:
Setiap tim juga diperkuat oleh para tenaga ahli serta unsur pengarah BNPB untuk memastikan pendampingan yang lebih maksimal.
Mengingat kondisi beberapa akses jalan yang masih terendam dan bahkan terputus, distribusi bantuan logistik akan dipusatkan di dua lokasi. Lokasi pertama berada di Bandara Kualanamu, mencakup pengiriman bantuan ke Kabupaten Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, dan Langsa.
Sementara itu, lokasi kedua berada di Bandara Lhokseumawe, meliputi Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan.
Bantuan yang akan dikirimkan ke masing-masing wilayah antara lain 200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, 100 hygiene kit, 200 kasur lipat, 100 paket alat kebersihan, 100 selimut, dan 100 matras.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BNPB