ACEH - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau para pengirim bantuan untuk memberi tanda khusus pada kemasan atau kotak logistik yang dikirim melalui jalur udara dan didrop di Bandara Rembele.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bener Meriah, Ilham Abdi pada Sabtu malam (6/11/2025).
Menurut Ilham, penandaan pada packaging sangat penting agar proses identifikasi dan pengambilan bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Tanda tulisan kode Bener Meriah yang disingkat BM bisa ditulis dengan spidol atau ditempel. Hal ini agar memudahkan kami untuk mengambil bantuan yang dikirimkan,” ujar Ilham.
Baca juga: Logistik Bener Meriah Tersalurkan ke Semua Desa, Pemkab Pastikan Warga Aman
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan logistik dasar masyarakat masih sangat mendesak.
“Masih sangat membutuhkan bantuan kebutuhan pokok, khususnya beras,” ungkapnya.
Selain logistik makanan, pemerintah daerah juga tengah berupaya membuka akses jalan eks KKA Bener Meriah menuju Lhokseumawe, yang saat ini masih terputus setelah bencana. Untuk itu, suplai bahan bakar menjadi sangat krusial.
“Akses menuju Lhokseumawe menjadi prioritas kita untuk buka, oleh karena itu sangat membutuhkan bantuan berupa BBM jenis solar, agar alat berat dapat bekerja tanpa kendala,” jelas Ilham.
Ia menambahkan bahwa stok solar yang tersedia diperkirakan hanya akan bertahan hingga Senin.
“Sementara stok solar yang ada di kita, diprediksi akan habis pada Senin ini,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Bener Meriah