Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 20:44 WIB

Muhammadiyah Pusat Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Muhammadiyah Pusat Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor AcehSejumlah pengurus Muhammadiyah Aceh berfoto bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir beserta rombongan. (Dok : Rizki Maulizar)

ACEH - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar untuk korban banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Muhammadiyah Aceh pada Senin (15/12/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, M.Si., bersama jajaran pengurus Muhammadiyah Aceh sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Prof. Haedar Nashir menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud tanggung jawab dan solidaritas PP Muhammadiyah beserta seluruh kadernya untuk membantu meringankan beban warga Aceh yang tengah menghadapi musibah berat.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab pimpinan pusat bersama para kader terbaiknya untuk ikut meringankan beban warga dan saudara-saudara kita di Aceh yang mengalami musibah banjir dan longsor yang tidak ringan, bahkan terasa sangat berat,” kata Haedar kepada Nukilan.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta seluruh unsur organisasi terus bergerak melakukan upaya tanggap darurat di wilayah terdampak.

Menurutnya, proses penanganan darurat tidak berjalan mudah karena dihadapkan pada berbagai kendala, terutama kondisi medan dan keterbatasan akses menuju lokasi bencana. Oleh karena itu, langkah Muhammadiyah dilakukan seiring dan menjadi satu kesatuan dengan upaya pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Baca juga: Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing & Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

“Kami merasakan penderitaan dan musibah berat yang dialami saudara-saudara kami di Aceh. Selain berikhtiar, kita harus saling membantu dan berbagi agar penderitaan ini segera diringankan oleh Allah dan Aceh dapat pulih sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haedar menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama seluruh elemen, mulai dari masyarakat, pemerintah, hingga organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menilai, di tengah musibah besar, persatuan dan persaudaraan menjadi ujian sekaligus kekuatan utama.

“Semua tentu berproses. Mudah-mudahan kita semua dapat sabar, sungguh-sungguh, dan terus berikhtiar. Insyaallah Aceh akan segera bangkit,” katanya.

Selain bantuan fisik, Haedar juga menekankan pentingnya pendampingan psikososial dan spiritual bagi para korban bencana.

“Hal-hal yang menyangkut fisik relatif lebih mudah untuk diinventarisasi. Namun, yang tidak kalah penting adalah pendampingan psikososial dan spiritual bagi saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Muhammadiyah Pusat Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!