Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 14 JANUARI 2026 • 21:44 WIB

Dinas Kesehatan Aceh Utara Turun Gunung! Cek Trauma Healing hingga Fisioterapi

Dinas Kesehatan Aceh Utara Turun Gunung! Cek Trauma Healing hingga FisioterapiPemkab Aceh Utara terus memulihkan layanan kesehatan pascabanjir. Dari trauma healing anak-anak hingga perbaikan alat fisioterapi. (Dok : Humas Aceh Utara)

ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap rangkaian kegiatan pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Inspektur Kabupaten Aceh Utara, didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan serta petugas Health Emergency Operation Center (HEOC).

Monev tersebut menyasar sejumlah titik layanan dan aktivitas yang berkaitan dengan dukungan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang dipantau meliputi pendampingan Tim Elektromedis TCK, dukungan psikososial di TK Paloh Raya Kecamatan Muara Batu, pelaksanaan Lokakarya Mini Puskesmas Babah Buloh, serta pengobatan dan trauma healing oleh RS Jiwa Banda Aceh di Kecamatan Sawang.

“Juga ada pelaksanaan Lokakarya Mini Puskesmas Babah Buloh, serta kegiatan pengobatan dan trauma healing oleh RS Jiwa Banda Aceh di wilayah Kecamatan Sawang,” ujar Dr. Maidar, MKes, selaku PIC Health Emergency Operation Center (HEOC) Aceh Utara, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, SIKom, Direktur RS Jiwa Banda Aceh dr. Hanif, serta jajaran lintas sektor kesehatan dan tenaga pendukung di lapangan.

Di Kecamatan Sawang, RS Jiwa Banda Aceh memberikan layanan trauma healing bagi anak dan remaja, menyediakan pengobatan untuk masyarakat, serta menyalurkan bantuan perangkat ibadah berupa songkok, mukena, dan kain sarung. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan psikososial warga sekaligus memberi kenyamanan dalam menjalankan ibadah pascabencana.

Baca juga: Jusuf Kalla Datang ke Aceh! PMI Kirim Alat Berat & Bantuan Pangan untuk Korban Bencana

Sementara pada Lokakarya Mini di Puskesmas Babah Buloh, psikolog Nasri turut dihadirkan untuk memberikan dukungan psikososial kepada tenaga kesehatan. Ia menyampaikan materi mengenai pengenalan gejala gangguan kesehatan mental, upaya pemulihan mandiri, serta penguatan kemampuan adaptasi tenaga kesehatan dalam menangani situasi bencana dan masa pemulihan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman, SKM, MSi, menyampaikan apresiasi kepada Tim Elektromedis TCK, khususnya kepada Yanti, Yuri, Syahrial, Rifajralnopi Ayuza, dan Fridolin Siahaan, yang telah bekerja penuh dedikasi memulihkan fungsi alat-alat fisioterapi yang terendam banjir.

“Layanan fisioterapi adalah brand layanan unggulan kami di Puskesmas Muara Batu. Kembalinya layanan ini sangat berarti bagi masyarakat,” ujar dr. Fauzah, Kepala Puskesmas Muara Batu.

Inspektur Aceh Utara, Andria Zulfa, PhD, mengingatkan seluruh penanggung jawab barang untuk mencatat secara tertib seluruh aset yang rusak akibat banjir. Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah terjadinya “musibah setelah musibah” akibat lemahnya tata kelola aset pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Tim Elektromedis yang telah bekerja total dalam memulihkan layanan unggulan puskesmas tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Utara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dinas Kesehatan Aceh Utara Turun Gunung! Cek Trauma Healing hingga Fisioterapi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!