Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 14 JANUARI 2026 • 21:18 WIB

Belajar di Tenda, Semangat Siswa Aceh Tetap Tinggi Jelang Ujian Akhir

Belajar di Tenda, Semangat Siswa Aceh Tetap Tinggi Jelang Ujian AkhirBelajar di tenda bukan alasan untuk menyerah. Bunda Guru Aceh hadir memberi semangat, memastikan anak-anak tetap kuat menghadapi ujian dan masa depan mereka. (Dok : Humas Aceh)
ACEH -
Semangat belajar para siswa harus dijaga agar tidak berdampak pada penurunan prestasi akademik, terutama bagi murid kelas 6 SD, kelas 3 SMP, dan kelas 3 SMA yang akan menghadapi ujian akhir dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini disampaikan Bunda Guru Aceh, Marlina Muzakir, usai meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Darurat SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye. Sekolah darurat tersebut didirikan di halaman Kantor Kepala Desa Samakurok, Kecamatan Tanoh Jamboe Aye, Selasa (13/1/2025).

“Semangat belajar anak-anak kita cukup tinggi. Ini tentu harus kita jaga, karena para siswa di tingkat akhir akan menghadapi ujian beberapa bulan mendatang. Jadi, hadir ke sekolah sangat penting agar anak-anak bisa terus bersosialisasi dengan teman-teman serta mengikuti berbagai program trauma healing yang diselenggarakan pemerintah,” ujar wanita yang akrab disapa Ka Na tersebut.

Seperti diketahui, bencana yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh telah berdampak pada ratusan sekolah, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Kondisi ini mengganggu proses belajar mengajar. Meski pembelajaran darurat telah dimulai sejak 5 Januari, sejumlah sekolah belum dapat beroperasi secara normal dan harus menggunakan tenda sebagai ruang kelas.

Baca juga: Marlina Muzakir Temui Warga Aceh di Samarinda Jelang HKG PKK ke-53

Dalam kunjungannya, Kak Na memberikan motivasi kepada ratusan siswa SDN 6 Tanoh Jamboe Aye yang tetap mengikuti pembelajaran dengan tekun meski berada di ruang belajar darurat.

“Semangat, nak. Kuat, ya. Kita orang Aceh harus kuat. InsyaAllah ananda semua bisa kembali bersekolah secara normal seperti biasa. Sekolah-sekolah nanti akan dibersihkan secepatnya,” ujar Kak Na memberikan dorongan semangat.

Didampingi Ketua TP PKK Aceh Utara, Musliana Ismail A. Jalil, Kak Na juga membagikan susu dan biskuit kepada para siswa.

Bunda Guru Aceh turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap mengajar meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan kondisi yang belum pulih.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru atas semangatnya mengajar meski dalam situasi yang belum normal. Terus tularkan semangat belajar kepada anak-anak kita. Saat ini mungkin fokus kita masih pada proses trauma healing, jadi perkuat saja di situ sambil perlahan masuk ke materi pembelajaran,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Belajar di Tenda, Semangat Siswa Aceh Tetap Tinggi Jelang Ujian Akhir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!