Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 19 JANUARI 2026 • 22:18 WIB

210 Tenaga Kesehatan Turun Gunung! EMT Batch VI Fokus Desa Terpencil Aceh

210 Tenaga Kesehatan Turun Gunung! EMT Batch VI Fokus Desa Terpencil AcehDinkes Aceh mengirim 210 tenaga kesehatan untuk menjangkau desa terpencil dan pengungsian di 7 kabupaten terdampak bencana. (Dok : Dinas Kesehatan Aceh)

ACEH - Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan 21 Tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Batch VI untuk memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di tujuh kabupaten. Wilayah sasaran tersebut meliputi Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Setiap tim EMT beranggotakan 10 orang tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, apoteker/tenaga farmasi, psikolog, hingga tenaga litbang sub-kluster lainnya seperti gizi, sanitasi lingkungan, promosi kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, serta kesehatan jiwa. Total personel yang diturunkan mencapai 210 orang.

Sebanyak 120 personel tersebut dibagi ke dalam 21 tim dengan komposisi: Pidie Jaya (2 tim), Aceh Utara (4 tim), Aceh Timur (3 tim), Aceh Tamiang (3 tim), Bener Meriah (3 tim), Aceh Tengah (4 tim), dan Gayo Lues (2 tim).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh sekaligus Ketua HEOC Dinkes Aceh, Ferdiyus, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa misi EMT Terpadu kali ini difokuskan untuk menjangkau desa-desa terpencil yang selama ini hanya sesekali menerima pelayanan kesehatan.

Baca juga: Dinas Kesehatan Aceh Utara Turun Gunung! Cek Trauma Healing hingga Fisioterapi

“Fokus penerima manfaat kali ini adalah desa yang sangat terpencil yang memang hanya sesekali dikunjungi oleh tim relawan maupun EMT Dinas Kesehatan Aceh,” ujar Ferdiyus saat melepas keberangkatan tim pada Jumat (16/01/2026) di halaman Dinkes Aceh.

Ia berharap kehadiran EMT Angkatan VI dapat meningkatkan frekuensi layanan kesehatan bagi warga. “Mudah-mudahan dengan pengiriman EMT Batch VI Dinkes Aceh ini, frekuensi pelayanan kesehatan di daerah yang dilayani dalam seminggu bisa lebih dari satu kali dikunjungi,” katanya.

Selain menjangkau wilayah terpencil, EMT Batch VI juga diturunkan untuk memberikan layanan kesehatan bagi pengungsi di tujuh kabupaten terdampak. “Bagi masyarakat yang terdampak di pengungsian yang masih ada di tujuh kabupaten ini, diharapkan dapat menerima pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim EMT Terpadu Dinkes Aceh,” lanjut Ferdiyus.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat para relawan mendatangi desa-desa terdampak, masyarakat kerap menyampaikan keluhan terkait keterbatasan obat-obatan dasar. “Sering menyampaikan keluhan terkait ketiadaan obat, seperti obat gatal, obat batuk, dan obat-obatan umum lainnya,” terang Ferdiyus.

Dengan kehadiran EMT Batch VI, Dinas Kesehatan Aceh berharap kebutuhan obat-obatan dapat terpenuhi sekaligus memperkuat upaya pengendalian penyakit pascabencana. “Termasuk pengendalian penyakit pasca banjir, terutama ISPA, campak, diare, dan penyakit lainnya,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dinkes Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

210 Tenaga Kesehatan Turun Gunung! EMT Batch VI Fokus Desa Terpencil Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!