Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 22:06 WIB

Jelang Ramadhan, Illiza Turun Langsung Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil

Jelang Ramadhan, Illiza Turun Langsung Pastikan Harga Pangan Tetap StabilWali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyerahkan paket pangan bersubsidi kepada warga pada Gerakan Pangan Murah di Lapangan Tenis Blang Oi, Kecamatan Meuraxa. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH -
Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Program tersebut digelar oleh Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) di halaman Lapangan Tenis Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Senin (9/2/2026).

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, hadir langsung di lokasi kegiatan. Kehadirannya menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak hanya merumuskan kebijakan, tetapi juga memastikan program berjalan efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Di sela kegiatan, Illiza menyerahkan secara simbolis paket pangan bersubsidi kepada masyarakat yang telah mengantre. Ia juga menyapa warga serta memantau jalannya distribusi agar berlangsung tertib dan lancar.

Sebanyak 1.300 paket bahan pokok disiapkan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat menebus setiap paket dengan harga Rp163 ribu. Paket itu berisi 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng, 5 kilogram beras, dan satu papan telur ayam.

Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan selama dua hari. Setelah digelar di Kecamatan Meuraxa, kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung di Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, pada Selasa (10/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemerataan intervensi harga di seluruh wilayah kota.

Baca juga: Rakor Bencana Hidrometeorologi, Wagub Aceh Soroti Listrik dan Meugang

Illiza menjelaskan, pasar murah merupakan bagian dari strategi berkelanjutan pemerintah kota dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kita telah melaksanakan pasar murah sejak tanggal 2, 3, dan 4 Februari. Kemudian kita kembali melaksanakannya di dua titik pada tanggal 10 dan 11 Februari. Ini semua untuk menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, intervensi harga perlu dilakukan secara konsisten dan terencana agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga bahan pokok. “Pasar murah bersubsidi ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Ramadhan, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” tambahnya.

Selain kebutuhan pokok, Pemko Banda Aceh juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga daging menjelang meugang. Pasar murah daging direncanakan berlangsung pada 15 hingga 18 Februari mendatang.

“Budaya meugang adalah tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadhan. Oleh karena itu, pemerintah perlu hadir menjaga kestabilan harga agar masyarakat tetap bisa menjalankan tradisi tanpa terbebani,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Pemko Banda Aceh bekerja sama dengan Bank Indonesia, baik dalam penyediaan lokasi maupun upaya pengendalian harga. Pemerintah juga memberikan subsidi biaya pemotongan agar harga daging tetap berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram dan tidak melebihi Rp150 ribu per kilogram.

“Mudah-mudahan dengan langkah-langkah yang kita lakukan ini, kestabilan harga di pasar dapat terus terjaga dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Insyaallah,” ujar Illiza.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Kepala DP2KP Kota Banda Aceh Iskandar, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Banda Aceh Harisman, Kepala Bagian Pembangunan M. Ridha, serta perwakilan Bank Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jelang Ramadhan, Illiza Turun Langsung Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!