Kondisi bilik santri usai kebakaran. Petugas berjibaku padamkan api agar tak merambat ke rumah warga. (Dok : Damkar Banda Aceh)
ACEH - Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh meninjau lokasi kebakaran di Dayah Budi Muthmainnah, Desa Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Kamis (12/2/2026) sore. Kebakaran terjadi pada siang menjelang sore hari dan menyebabkan sejumlah bilik santri hangus terbakar.
Dalam kunjungan tersebut, Sekdako Jalaluddin didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesra Bachtiar, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan M. Hidayat, Kepala Dinas Sosial Sukmawati, Camat Ulee Kareng Erry Miswar, serta perangkat gampong setempat.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Api menghanguskan enam bilik atau kamar santri di dayah yang dipimpin Abi H. Bukhari. Selain bangunan, seluruh fasilitas di dalam bilik turut terbakar.
Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Neusu: Wali Kota Illiza Datang Bawa Bantuan Masa Panik
Api juga sempat merambat ke bagian dinding belakang rumah milik T. Mustafa (76). Namun, berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banda Aceh yang mengerahkan tiga unit armada, kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas lebih jauh.
Jalaluddin menyampaikan apresiasi atas kesigapan petugas dalam menangani kebakaran tersebut.
“Apresiasi dan terima kasih kepada jajaran damkar dan penyelamatan kita atas quick respon-nya menyetujui laporan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial akan segera menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban.
“Kami juga telah meminta pihak kecamatan dan gampong untuk melakukan pendataan terhadap korban guna penyaluran bantuan selanjutnya,” ujar Jalaluddin.
Pemerintah kota memastikan langkah penanganan darurat terus dilakukan sembari menunggu hasil pendataan lanjutan untuk proses bantuan berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Damkar Banda Aceh