ACEH - Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, yang akrab disapa Syech Muharram, menegaskan pentingnya disiplin bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang bertugas di wilayah kepulauan Aceh Besar.
Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kecamatan Pulo Aceh, Senin (27/4/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati melakukan pengecekan kehadiran pegawai di Kantor Camat Pulo Aceh, termasuk staf yang bertugas di fasilitas kesehatan setempat.
“Kita ingin memastikan kehadiran dan kedisiplinan pegawai tetap terjaga, sekaligus mengenal langsung siapa saja yang bertugas melayani masyarakat di Pulo Aceh,” ujarnya di Kantor Camat Pulo Aceh, Pulau Breuh.
Selain memeriksa tingkat kehadiran pegawai, Bupati juga meninjau langsung kondisi Kantor Camat Pulo Aceh. Ia menilai bangunan tersebut sudah tidak lagi memadai untuk menunjang pelayanan publik secara optimal.
“Kita melihat langsung kondisi kantor camat yang memang sudah sangat tidak layak. Ini harus segera menjadi perhatian agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Menurut Syech Muharram, tantangan pelayanan di Pulo Aceh cukup kompleks. Wilayah ini mencakup dua kawasan pelayanan sekaligus, yakni daratan dan kepulauan, sehingga membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai serta pengelolaan kerja yang lebih efektif.
“Pulo Aceh memiliki dua titik layanan, di daratan dan kepulauan. Kebutuhan personel masih kurang, dan disiplin staf harus terus diperkuat agar pelayanan bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati juga meninjau Puskesmas Pulo Breuh. Kecamatan Pulo Aceh sendiri memiliki dua fasilitas layanan kesehatan, yakni Puskesmas Pulo Breuh dan Puskesmas Pulo Nasi.
Baca juga: Infrastruktur Pulo Aceh Makin Mantap, Aceh Besar Kucurkan Rp20 Miliar
Secara umum, ia menilai pelayanan kesehatan di wilayah itu sudah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait fasilitas pendukung bagi tenaga kesehatan.
“Pelayanannya sudah cukup baik, hanya saja tenaga kesehatan di sini masih kekurangan fasilitas tempat tinggal. Mereka harus tidur berdesakan karena rumah dinas yang tersedia terbatas. Ini tentu menjadi perhatian kita untuk penambahan rumah dinas, aula, serta ruang rawat inap ke depan,” jelasnya.
Selain fasilitas hunian, pemerintah daerah juga berencana meningkatkan ketersediaan air bersih di kawasan tersebut melalui pembangunan sumur bor.
“Untuk kebutuhan dasar seperti air bersih, kami akan mendorong penanganannya melalui pembangunan sumur bor agar pelayanan kesehatan semakin optimal,” ungkapnya.
Terkait ketersediaan obat-obatan, Bupati memastikan stok di Pulo Aceh saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar