Selasa, 29 JULI 2025 • 21:19 WIB

Bantu Petani Lawan Kekeringan, Wagub Aceh Turun Langsung Bawa Traktor

Author

Wagub Aceh Fadhlullah menyerahkan bantuan traktor Kementan RI kepada Pemkab Pidie Jaya. Bupati Sibral Malasyi menerima langsung bantuan ini di hadapan Forkopimda. (Dok : humas.acehprov.go.id)

ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada tiga pemerintah kabupaten, yaitu Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.

Penyerahan Alsintan tersebut dilakukan langsung oleh Wagub Fadhlullah dengan mendatangi masing-masing daerah, dan bantuan itu diterima oleh para pimpinan daerah setempat pada Senin (28/07/2025).

Bantuan Alsintan yang diberikan meliputi 4 unit traktor roda empat dan 5 unit pompa air untuk Kabupaten Pidie; 14 unit traktor roda empat dan 4 unit pompa air untuk Kabupaten Pidie Jaya; serta 1 unit traktor roda empat dan 1 unit power thresher untuk Kabupaten Bireuen.

Dalam kesempatan itu, Wagub Fadhlullah menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden RI.

“Penyerahan traktor ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan. Beliau juga menetapkan harga dasar gabah sebesar Rp6.500, dan saat ini di Aceh harga sudah menyentuh Rp8.000 karena musim kemarau,” ungkap Fadhlullah.

Baca juga: Wagub Aceh Tanggapi Aksi Nakes RSUDZA: Dana Siap, Tapi Terhambat Regulasi

Fadhlullah menyampaikan bahwa selain traktor, bantuan yang diserahkan juga mencakup pompa air untuk membantu petani menghadapi risiko kekeringan, khususnya di wilayah seperti Pidie Jaya. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran koperasi tani sebagai bagian dari upaya reformasi distribusi dan pemasaran hasil pertanian.

Ia juga menyebut bahwa Pemerintah Aceh telah berhasil memberdayakan 6.497 koperasi di seluruh Aceh, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

“Pak Presiden menargetkan 80 ribu koperasi secara nasional. Koperasi akan menjadi simpul distribusi langsung dari petani ke pasar tanpa rantai perantara yang panjang. Ini untuk menjawab keluhan petani soal distribusi pupuk, panen mangga, cabai, dan lainnya,” ujarnya.

Fadhlullah menegaskan bahwa bantuan Alsintan ini harus dimanfaatkan dengan tepat sasaran, tidak boleh disalahgunakan, apalagi dipindahtangankan atau diperjualbelikan.

“Saya mohon Pak Kapolres, Pak Kajari, dan seluruh pemangku kepentingan untuk ikut memperhatikan. Bantuan ini dapat dinikmati langsung oleh petani yang benar-benar berhak,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas.acehprov.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU