Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 19 JULI 2025 • 22:03 WIB

Wagub Aceh Tanggapi Aksi Nakes RSUDZA: Dana Siap, Tapi Terhambat Regulasi

Wagub Aceh Tanggapi Aksi Nakes RSUDZA: Dana Siap, Tapi Terhambat RegulasiWakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, didampingi Kepala SKPA/Biro terkait, saat menerima aspirasi ASN RSUDZA yang menuntut Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), di Lobi Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh. (Dok : Instagram/@fadhlullah59)

ACEH - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan tenaga medis (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh ditanggapi oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E.

Aksi unjuk rasa tersebut digelar di lobi utama Kantor Gubernur Aceh pada Jumat (18/07/2025). 

Aksi tersebut bertujuan menuntur pencairan dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan jasa medis atau remunerasi yang hingga kini belum cair.

Wagub Fadhlullah yang didampingi Direktur Utama RSUDZA, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Bappeda Aceh, Kepala Biro Adpim dan Kepala Biro Pembangunan Setda Aceh, serta sejumlah pejabat pemerintahan Aceh lainnya, langsung menemui peserta aksi untuk memberikan penjelasan atas situasi yang terjadi. 

Pada kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa pemerintah terus berupaya menangani persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan, namun terdapat berbagai kendala administratif yang harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Jejak Luka Aceh pada Masa DOM: Memorial Living Park Resmi Dibuka

Dananya sudah standby, yang menjadi masalah adalah regulasi atau aturan. Aturan ini sudah keluar sejak lama, bahkan sebelum kami menjabat. Dalam aturan itu, harus memilih salah satu di antara keduanya, yaitu antara TPP atau remunisasi,” kata Wagub Fadhlullah.

Meski demikian, ia menyatakan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen secara penuh untuk memperjuangkan dan memenuhi hak-hak tenaga kesehatan. Namun semuanya itu tetap mematuhi prosedur yang sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku.

Kami sepakat dengan Bapak dan Ibu semua. Kami akan memberikan apa yang menjadi tuntutan Bapak dan Ibu hari ini, namun semuanya perlu prosedur. Akan kami usahakan semuanya berjalan secepat dan sebaik mungkin,” tegasnya.

Wagub juga mengajak para tenaga kesehatan untuk tetap bersabar dan mengutamakan dialog yang positif dalam menghadapi persoalan ini.

Ia menegaskan bahwa peran tenaga kesehatan sangat vital, terutama dalam menjaga pelayanan publik di bidang kesehatan, dan pemerintah memiliki komitmen kuat untuk memastikan hak mereka tetap terpenuhi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas.acehprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wagub Aceh Tanggapi Aksi Nakes RSUDZA: Dana Siap, Tapi Terhambat Regulasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!