ACEH - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., berhasil merealisasikan pembangunan empat jembatan di sejumlah desa dalam enam bulan masa kepemimpinannya.
Empat jembatan tersebut berada di Gampong Seuneubok Aceh, Dama Tutong, Pantai Pelangi, dan Ranto Peureulak. Infrastruktur ini hadir sebagai solusi atas kerusakan jembatan lama yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat.
“Empat jembatan ini kita bangun karena sifatnya sangat mendesak. Selain memperlancar akses warga, juga memudahkan anak-anak menuju sekolah dengan aman,” ujar Bupati Al-Farlaky saat meninjau jembatan yang telah rampung di Gampong Seuneubok Aceh, Rabu (1/10/2025).
Pembangunan tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang diterima langsung saat dirinya turun ke lapangan. Meski anggaran daerah terkena efisiensi, Al-Farlaky menegaskan langkah cepat perlu diambil untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Baca juga: Bupati Aceh Timur Mengalihkan Anggaran Mobil Dinas Demi Bangun Jembatan
“Enam bulan ini kita turun ke berbagai pelosok gampong dan menemukan banyak permasalahan. Saya mengambil langkah cepat membangun jembatan yang rusak, meskipun anggaran kita terbatas,” jelasnya.
Bupati mengakui masih banyak fasilitas umum lain yang memerlukan perbaikan maupun pembangunan baru. Karena itu, ia meminta masyarakat bersabar, sebab pembangunan akan dilakukan secara bergilir dan bertahap.
“Banyak jalan, jembatan, dan fasilitas umum lain yang butuh perhatian. Kami akan berupaya menyelesaikannya secara bertahap,” katanya.
Lebih lanjut, Al-Farlaky menegaskan komitmennya menggerakkan berbagai sumber anggaran, mulai dari APBK, APBA, hingga APBN, guna mempercepat pembangunan di Aceh Timur.
“Insya Allah, kita akan manfaatkan berbagai sumber anggaran untuk membangun Aceh Timur,” tegasnya.
Di akhir, Al-Farlaky mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi mendukung visi-misi kepemimpinannya.
“Tanpa dukungan semua pihak, roda pemerintahan tidak bisa berjalan dengan baik. Kami terbuka terhadap aspirasi masyarakat demi mewujudkan Aceh Timur yang lebih maju,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Aceh Timur