ACEH - Pemerintah Aceh melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, secara resmi melepas Bantuan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana (PEPB) bagi korban kebakaran di Kabupaten Aceh Jaya dan Simeulue.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Selasa (11/11/2025).
Dalam kegiatan itu, Zulkifli didampingi oleh Plh Kepala Pelaksana BPBA, Abd Aziz, SH., M.Si, beserta sejumlah pejabat di lingkungan BPBA.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol dukungan bersama dalam memperkuat penanganan bencana serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Dalam sambutannya, Zulkifli menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memastikan setiap bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Baca juga: Dinsos Banda Aceh Salurkan Bantuan Panik ke Mahasiswa USK Korban Kebakaran
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kebakaran. Pemulihan pascabencana sangat penting agar mereka dapat mandiri.
Mari kita jadikan momentum ini agar bencana kemanusiaan menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Zulkifli.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan berbagai pihak terkait agar penanganan bencana berjalan lebih efektif.
Zulkifli mengungkapkan, kondisi pendapatan daerah Aceh tahun 2026 diperkirakan menurun sekitar satu triliun rupiah. Oleh karena itu, anggaran yang tersedia perlu digunakan seefisien dan seefektif mungkin.
“Akan tetapi ini bukan hal yang harus disesali. Pak Gubernur juga sudah berjumpa dengan Kepala BNPB untuk terus meminta dukungan. Harapan kita semoga tidak ada bencana di tahun depan,” sebutnya.
Sementara itu, Plh Kepala Pelaksana BPBA Abd Aziz, SH., M.Si, menyampaikan harapan agar sinergi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten, dan BPBD terus diperkuat sehingga penanganan bencana di Aceh Jaya dan Simeulue dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.
“Kita berharap semoga di tahun 2026 kita semua dilindungi dari bencana. InsyaAllah untuk bantuan PEPB bencana di Aceh Jaya dan Simeulue sudah ada di anggaran 2025,” ujar Abd Aziz.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Aceh berharap masyarakat terdampak di Aceh Jaya dan Simeulue dapat segera bangkit, serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali normal seperti sediakala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BPBA Aceh