Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 22:15 WIB

Jalan Nasional Lumpuh, Ketua PKK Aceh Aksi Cepat Tinjau Korban Banjir

Author

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir meninjau langsung lokasi banjir di Lhoksukon, membantu warga terdampak, dan mengimbau masyarakat tetap waspada di tengah hujan yang masih berlangsung. (Dok : Humas Aceh)

ACEH - Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir, meninjau langsung sejumlah korban terdampak banjir di Aceh Timur dan Lhoksukon.

Banjir yang merendam jalan nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Cubrek, Kecamatan Lhoksukon, mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Kendaraan harus menunggu air surut sehingga menimbulkan antrean panjang hingga beberapa kilometer.

Rombongan Ketua TP PKK Aceh pun ikut terjebak dan terpaksa menghentikan perjalanan. Momen tersebut dimanfaatkan perempuan yang akrab disapa Kak Na itu untuk melihat dari dekat dampak banjir sekaligus berdialog dengan warga.

“Di jalur jalan lintas ini, ketinggian banjir mencapai 1 meter atau sepinggang orang dewasa. Di persimpangan Masjid Lhoksukon bahkan sudah setinggi dada. Namun, di perkampungan sekitar lebih tinggi lagi. Berdasarkan keterangan, di beberapa rumah ketinggian air sudah mencapai plafon,” ujar Kak Na.

Kak Na mengimbau masyarakat tetap waspada dengan kondisi hujan yang terus berlangsung dan mematuhi arahan pemerintah terkait penanganan banjir.

Baca juga: TP PKK Aceh Besar Gaungkan Aksi Nyata Lawan Perubahan Iklim

“Tetap sabar dan selalu waspada karena hujan masih terus berlangsung, serta selalu mematuhi arahan pemerintah melalui instansi terkait penanganan banjir,” imbau Kak Na.

Di lokasi, Kak Na juga menolong seorang warga yang sesak napas akibat kepanikan saat banjir. Ia menenangkan warga tersebut sambil meminta ajudannya mencari bantuan perahu karet milik lapas setempat yang kebetulan berada di lokasi.

“Alhamdulillah tadi ada seorang ibu yang mengalami sesak nafas, mungkin karena panik saat menghadapi bencana banjir. Setelah mendapatkan bantuan alat pernafasan, warga tadi sudah kita antarkan untuk menepi dibantu perahu karet milik lapas,” kata Kak Na.

Dalam kesempatan itu, Kak Na juga menghibur sejumlah anak yang bermain di lokasi banjir. Ia mengumpulkan mereka dan mentraktir jajanan serta gorengan dari kios yang tetap buka meski turut digenangi air.

Sebelumnya, Kak Na sempat mengunjungi salah satu rumah warga yang menampung dua lansia untuk mengungsi. Rumah kedua lansia tersebut tidak bisa ditempati sementara waktu karena terendam banjir.

Kak Na berpesan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang wilayahnya terdampak banjir agar memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.

“Kaum lanjut usia, anak-anak dan wanita hamil harus mendapatkan perhatian serius dengan memeriksa kesehatan mereka secara berkala,” pungkas Kak Na. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU