ACEH - Personel Den K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri dikerahkan untuk membantu penanganan banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam operasi kemanusiaan ini, tim melakukan penyisiran di sejumlah titik terdampak banjir, termasuk pelacakan menggunakan anjing pelacak K-9 untuk mendeteksi kemungkinan adanya korban.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Kamis (11/12/2025), mengatakan bahwa sebanyak 14 personel Den K-9 diturunkan bersama Tim Identifikasi/DVI Polres Aceh Tamiang. Operasi ini juga diperkuat oleh tiga anjing pelacak, yakni Cejlon, Gira, dan Sita. Seluruh rangkaian tugas berada di bawah arahan Dansat Brimob Polda Aceh.
Penyisiran dilakukan pada Rabu, 10 Desember 2025, di beberapa wilayah terdampak banjir seperti Kampung Dalam (Kecamatan Karang Baru), Kota Lintang (Kecamatan Kuala Simpang), Kampung Landuh (Kecamatan Rantau), Kampung Suka Jadi, serta Posko Bantuan Bencana Alam Polri di Polres Aceh Tamiang.
Baca juga: Empat Gajah PLG Saree Pulang dari Misi Penyelamatan Banjir Pidie Jaya
Pada pukul 13.45 WIB, tim menerima laporan mengenai bau menyengat di Kampung Suka Jadi. Menindaklanjuti laporan tersebut, anjing pelacak Cejlon, Gira, dan Sita diterjunkan untuk melakukan pencarian cadaver.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan bau tersebut bukan berasal dari jenazah manusia, tetapi dari bangkai hewan peliharaan yang tersangkut di tumpukan material rumah yang hanyut terbawa arus Sungai Tamiang,” jelasnya.
Kabid Humas menegaskan bahwa keterlibatan personel K-9 merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Tugas kemanusiaan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polda Aceh