Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 01:35 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hidrometeorologi di Aceh, Bener Meriah Waspada 10 Hari

Author

BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat dan angin kencang di Aceh. (Dok : BMKG)

ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini siaga bencana hidrometeorologi untuk wilayah Provinsi Aceh. Peringatan tersebut berlaku mulai pertengahan hingga akhir Februari 2026.

Berdasarkan surat resmi Nomor eB/ME.02.04/008/KBTJ/II/2026, gangguan atmosfer berupa pola siklonik memicu terbentuknya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Dalam lampiran pemetaan wilayah rawan bencana, Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus. Jika sebagian wilayah lain diperkirakan terdampak hanya pada satu periode, Bener Meriah justru berpotensi menghadapi risiko dalam dua periode sekaligus, yakni:

  1. Periode I: 11–15 Februari 2026
  2. Periode II: 16–20 Februari 2026

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca, Aceh Waspada Hujan Lebat hingga 3 Januari

Dengan demikian, Bener Meriah diprediksi berada dalam status waspada berkelanjutan selama sepuluh hari. Mengingat kondisi geografisnya yang berada di dataran tinggi, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor, terutama di kawasan tebing dan jalur lintas jalan nasional, angin kencang hingga banjir luapan atau kiriman.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Nasrol Adil, dalam keterangannya meminta pemerintah daerah, khususnya Gubernur Aceh dan jajaran di tingkat kabupaten, untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi tersebut.

“Kami mengharapkan perhatian dan kesiapsiagaan bersama untuk meminimalisir dampak dari potensi bencana hidrometeorologi ini,” tulisnya dalam dokumen tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat Bener Meriah agar rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. Warga diminta menghindari aktivitas di area terbuka maupun lereng perbukitan saat hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BMKG

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU