BMKG Aceh merilis peringatan potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir Aceh pada 5–10 Desember 2025. (Dok : Instagram/@infobmkg_aceh)
ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Aceh. Peningkatan ketinggian air laut diperkirakan terjadi pada 5 hingga 10 Desember 2025, bertepatan dengan fase Perigee dan fenomena Bulan Purnama.
Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan bahwa posisi Bulan yang berada lebih dekat ke Bumi akan meningkatkan pasang maksimum air laut. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sepanjang pesisir, terutama bagi nelayan, pelabuhan, dan kawasan dengan permukiman rendah yang selama ini rentan terjangkau rob.
Berdasarkan lampiran data BMKG, wilayah yang memiliki potensi banjir rob meliputi:
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di pelabuhan, tambak, dan area yang berdekatan langsung dengan bibir pantai.
Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Wali Kota Banda Aceh Minta OPD dan Warga Waspada!
Selain potensi rob, BMKG juga merilis analisis cuaca maritim yang menunjukkan adanya gelombang laut kategori sedang di beberapa perairan Aceh. Ketinggian gelombang diperkirakan berkisar 1,25 hingga 2,5 meter, khususnya di perairan Sabang–Banda Aceh, Aceh Besar–Meulaboh, Aceh Barat Daya–Simeulue, serta perairan Singkil–Pulau Banyak. Sementara itu, perairan selatan Simeulue berada pada kategori tinggi.
BMKG menegaskan bahwa gelombang tinggi di laut tidak selalu berbanding lurus dengan banjir rob di daratan. Namun, gabungan antara pasang maksimum dan angin kencang berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir rendah.
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal BMKG, seperti Instagram @infobmkg_aceh, laman maritim.bmkg.go.id, serta layanan WhatsApp resmi pada nomor 0811 6788 595. BMKG juga mengajak masyarakat tetap waspada namun tidak panik, karena fenomena banjir rob biasanya berlangsung singkat dan terutama berdampak pada area yang berada sangat dekat dengan garis pantai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@infobmkg_aceh