Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 12:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Wali Kota Banda Aceh Minta OPD dan Warga Waspada!

BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Wali Kota Banda Aceh Minta OPD dan Warga Waspada!Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menginstruksikan seluruh OPD dan masyarakat untuk siaga menghadapi potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang. (Dok : Diskominfo Banda Aceh) 
ACEH -
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Banda Aceh dalam beberapa hari ke depan.

Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Illiza menindaklanjuti peringatan dini cuaca dari BMKG pada Senin, 20 Oktober 2025. Dalam laporan tersebut, BMKG menyebutkan bahwa wilayah Banda Aceh dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, serta gelombang tinggi. Peringatan dini ini berlaku mulai pukul 09.17 hingga 12.38 WIB.

Banda Aceh saat ini berada di zona kuning, artinya wilayahnya cukup luas dan memiliki potensi terdampak hujan deras. Karena itu, kita semua harus tetap waspada,” ujar Illiza.

Ia menekankan agar OPD terkait seperti Dinas PUPR, DLHK3, BPBD, Damkar dan Penyelamatan, Dinas Sosial, serta para camat dan keuchik, dapat meningkatkan kesiagaan dan memperkuat koordinasi di lapangan.

Baca juga: Cuaca Ekstrem! Angin Kencang di Aceh Besar Hancurkan Belasan Bangunan

Wali kota juga mengingatkan agar drainase di dalam kota tetap bersih dan tidak tersumbat untuk mencegah genangan air. “Pastikan juga seluruh rumah pompa berfungsi optimal dalam mengalirkan air ke sungai terdekat,” tambahnya.

Kepada para camat dan kepala desa, Illiza meminta agar rutin memantau ketinggian air di sungai, kali, dan drainase di wilayah masing-masing. “Laporkan segera jika ada potensi genangan atau luapan air agar penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah saat hujan deras melanda. “Kalau tidak mendesak, lebih baik tunggu hujan reda. Jika harus keluar, hindari area berisiko seperti pepohonan atau bangunan yang mudah roboh,” pesan Illiza.

Wali kota juga menyoroti risiko gelombang tinggi antara 0,5 hingga 2 meter di perairan Banda Aceh–Sabang. Ia mengingatkan nelayan agar selalu memantau prakiraan cuaca BMKG sebelum melaut.

“Gunakan alat keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi. Bila memungkinkan, kurangi dulu waktu melaut sampai kondisi cuaca membaik demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Wali Kota Banda Aceh Minta OPD dan Warga Waspada!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!