Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 23:57 WIB

Trauma Healing di Aceh Utara: Mahasiswa Polisi Turun Langsung Bantu Anak Korban Banjir

Author

Hangatnya kebersamaan saat calon perwira Polri menghibur dan menguatkan anak-anak korban banjir agar kembali tersenyum. (Dok : Polres Lhokseumawe)

ACEH - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan ke-83 WPS Lemdiklat Polri menggelar kegiatan Dianmas Trauma Healing bagi siswa dan warga terdampak banjir di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (13/2/2026) pagi.

Kegiatan dipusatkan di SD Negeri 4 Muara Batu dan Desa Paloh Raya. Sebanyak 10 mahasiswa STIK-PTIK yang dipimpin AKP Fina terjun langsung memberikan pendampingan psikososial untuk membantu memulihkan trauma pascabencana.

Pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, mahasiswa memberikan sosialisasi trauma healing kepada siswa SD Negeri 4 Muara Batu dengan metode edukatif dan interaktif. Selain sesi pendampingan, mereka juga menyerahkan bingkisan serta perlengkapan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H sebagai bentuk kepedulian kepada para korban banjir.

Kegiatan kemudian berlanjut di Desa Paloh Raya pada pukul 11.20 hingga 12.00 WIB. Di lokasi tersebut, mahasiswa kembali memberikan dukungan psikologis kepada warga dan anak-anak terdampak banjir, sekaligus menyalurkan bantuan sosial untuk meringankan beban masyarakat.

Baca juga: Dinas Kesehatan Aceh Utara Turun Gunung! Cek Trauma Healing hingga Fisioterapi

Paping Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83, Roni Mustofa, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan psikologis korban bencana. Ia menegaskan bahwa program tersebut juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.

“Kegiatan ini tidak hanya melatih kepekaan sosial mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami ingin para perwira ini hadir sebagai solusi dan membawa semangat pemulihan bagi warga,” ujarnya.

Kegiatan ini turut didampingi personel Polres Lhokseumawe dan Polsek Muara Batu, Kepala Sekolah SD Negeri 4 Muara Batu Marsur AB, S.Pd., dewan guru, Pj. Kepala Desa Paloh Raya Marhalim, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.

Kehadiran mahasiswa STIK-PTIK di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus mempercepat pemulihan psikologis warga pascabanjir di Kecamatan Muara Batu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polres Lhokseumawe

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU