200 Anak Yatim Hadiri Peringatan Hari Yatim di Balai Kota, Pesan Menyentuh dari Wali Kota Illiza
ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa anak-anak yatim di Kota Banda Aceh tidak pernah berjalan sendiri. Menurutnya, pemerintah kota bersama masyarakat akan selalu hadir sebagai keluarga yang memberi perhatian dan kasih sayang bagi mereka.
Hal tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri peringatan Hari Yatim yang digelar di halaman Balai Kota Banda Aceh, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim” itu diikuti sekitar 200 anak yatim dari berbagai kecamatan di Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan pesan khusus kepada para anak yatim yang hadir. Ia menegaskan bahwa mereka tidak pernah sendiri karena masyarakat dan pemerintah kota siap menjadi keluarga yang mendukung mereka.
“Saya ingin menyampaikan secara khusus kepada 200 anak yatim yang hadir hari ini, yang tadi sudah membacakan puisi dan menyampaikan kebahagiaannya. Kami ingin menegaskan bahwa kalian tidak sendiri. Kita semua adalah orang tua bagi anak-anak semua,” kata Illiza.
Pada kegiatan tersebut, para anak yatim tidak hanya menerima santunan, tetapi juga mengikuti rangkaian acara berbuka puasa bersama jajaran pimpinan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam suasana penuh kehangatan.
Illiza turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa nilai kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah warga Banda Aceh.
Baca juga: Dinsos Banda Aceh Rampungkan Penanganan Kasus Kekerasan Anak, Pengawasan Tetap Jalan
“Kehadiran kita semua adalah bukti bahwa nilai kepedulian masih hidup di kota yang kita cintai ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Yatim yang bertepatan dengan 15 Ramadhan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperkuat komitmen sosial dalam mendampingi anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Kota yang diberkahi bukan hanya kota yang membangun fisiknya, tetapi kota yang memastikan tidak ada anak yang tumbuh dalam rasa sendiri,” kata Illiza.
Kepada para anak yatim, ia juga berpesan agar tetap memiliki mimpi besar meskipun pernah merasakan kehilangan dalam hidup.
“Walau ada rasa kehilangan yang pernah singgah, satu hal: kalian tidak pernah kehilangan kasih sayang Allah. Kalian disebut secara khusus dalam Al-Quran dan dijaga dalam ajaran Rasulullah,” ujarnya.
Illiza juga mendorong mereka untuk terus percaya diri dalam meraih masa depan.
“Jangan pernah merasa kecil. Dari kota ini akan lahir dokter, guru, hafiz Al-Quran, pemimpin, bahkan wali kota di masa depan. Bisa jadi salah satunya ada di antara kalian yang duduk di sini hari ini,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap semangat kepedulian terhadap anak yatim terus terjaga, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh