Selasa, 10 MARET 2026 • 05:54 WIB

Mirza Tabrani Resmi Jadi Rektor USK 2026–2031, Bupati Aceh Besar Soroti Pentingnya Sinergi Akademik

Author

Pelantikan Rektor Universitas Syiah Kuala, Mirza Tabrani, untuk periode 2026–2031 di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood. (Dok : USK)

ACEH - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, yang akrab disapa Syech Muharram, berharap Universitas Syiah Kuala (USK) semakin berperan dalam mendukung pembangunan daerah setelah dilantiknya rektor baru untuk masa jabatan 2026–2031.

Harapan tersebut disampaikan Syech Muharram usai menghadiri pelantikan Rektor USK, Mirza Tabrani, yang berlangsung di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood, kawasan Darussalam, Banda Aceh, Senin (9/3/2026).

Mirza Tabrani resmi dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK, Safrizal ZA, dalam prosesi yang berlangsung khidmat. Acara tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, serta civitas akademika USK.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar menyampaikan ucapan selamat kepada Mirza Tabrani atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin salah satu perguruan tinggi terbesar dan tertua di Aceh tersebut.

Menurut Syech Muharram, kepemimpinan baru di USK diharapkan mampu membawa universitas tersebut semakin maju dan inovatif, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah, khususnya di Aceh.

Baca juga: Silaturahmi Ramadhan Terakhir, Rektor USK Dialog Strategis dengan FKIP

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap kepemimpinan Rektor USK yang baru dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah, terutama dalam hal riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan perguruan tinggi seperti USK memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya berbagai gagasan dan inovasi yang dapat menjadi solusi atas beragam tantangan pembangunan di daerah.

Syech Muharram juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting, terutama dalam mendukung pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

“Kami berharap USK terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Aceh, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pelantikan Rektor USK periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi Universitas Syiah Kuala untuk terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi unggulan di wilayah barat Indonesia.

Dengan kepemimpinan yang baru, USK diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama strategis, serta memperkuat kontribusinya dalam mendorong kemajuan Aceh di berbagai sektor pembangunan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MC Aceh Besar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU