Senin, 30 MARET 2026 • 21:12 WIB

Usai 4 Bulan Terhambat, Jembatan Bailey Jadi Solusi Warga Linge-Ketol

Author

Usai 4 Bulan Terhambat, Jembatan Bailey Jadi Solusi Warga Linge-Ketol. (Dok : Humas Aceh Tengah)
ACEH -
Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Linge dan Ketol. Pemerintah memastikan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey untuk Jembatan Kala Ili yang menghubungkan sejumlah desa di Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, serta Jembatan Bergang di Kecamatan Ketol, segera direalisasikan.

Sebelumnya, jembatan darurat yang ada hanya bersifat sementara dan dinilai kurang kokoh. Kondisi tersebut membuat jembatan rentan mengalami kerusakan, terutama saat debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras ketika hujan turun.

Kepastian pembangunan jembatan Bailey ini diperoleh setelah adanya jadwal mobilisasi material konstruksi. Material jembatan direncanakan mulai diberangkatkan pada Senin (30/3/2026) dan diperkirakan tiba di lokasi pada Selasa atau Rabu.

Seluruh material jembatan Bailey akan dimobilisasi dari Medan, Sumatera Utara, tepatnya melalui Pelabuhan Belawan, menggunakan enam unit truk menuju lokasi pembangunan.

Baca juga: Jembatan Bailey 15 Meter di Bener Meriah Resmi Difungsikan, Akses Warga Kembali Lancar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tengah, Pijas Visara, mengonfirmasi langsung rencana tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey untuk Kala Ili di Kecamatan Linge akan dikerjakan oleh Zidam Iskandar Muda Aceh bersama Dinas PUPR Aceh Tengah.

“Untuk materi mobilisasi, hari Senin besok mereka sudah mulai bergerak dari Belawan menuju Jamat Kala Ili dengan enam truk material”, katanya kepada Tim Bagian Prokopim melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (29/03/2026).

Pembangunan jembatan Bailey di Kala Ili Jamat, Kecamatan Linge, ditargetkan rampung dalam waktu 20 hari sejak pekerjaan dimulai.

Dengan dibangunnya jembatan Bailey ini, diharapkan akses transportasi masyarakat kembali normal, lebih aman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi warga yang sempat terhambat hampir empat bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah beberapa waktu lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Tengah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU