ACEH - Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sarana penampungan air untuk mendukung sektor pertanian, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram meninjau embung yang dibangun secara swadaya oleh warga Gampong Lam Aling, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Senin (22/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi embung yang dibangun masyarakat sebagai upaya menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya saat musim kemarau.
Dalam kesempatan itu, Syech Muharram menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berinisiatif membangun embung secara mandiri demi menjaga keberlangsungan produksi pertanian.
“Semalam masyarakat Gampong Lam Aling datang menemui saya dan menyampaikan bahwa mereka secara mandiri telah membuat waduk atau embung agar lahan pertanian tidak mengalami gagal panen. Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan patut kita apresiasi,” ujarnya.
Menurut Syech Muharram, keberadaan embung tersebut memiliki peran penting karena sekitar 70 hektare lahan persawahan di kawasan tersebut selama ini hanya mengandalkan air hujan tanpa didukung jaringan irigasi yang memadai.
Baca juga: Aceh Besar Bangun Pasar Rakyat dan Benahi Irigasi, Petani Ditarget Panen Dua Kali Setahun
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat. Namun kondisi ini tidak bisa dibiarkan hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Pemerintah harus hadir untuk menyempurnakan embung ini sehingga manfaatnya bisa lebih maksimal bagi petani,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan melakukan kajian terhadap kebutuhan pengembangan embung tersebut agar memiliki kapasitas yang lebih besar dalam menampung air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan di masa mendatang.
“Insya Allah akan kita lihat dan kaji lebih lanjut. Jika memungkinkan, program peningkatan embung ini akan kita realisasikan pada tahun 2027 agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan sektor pertanian di daerah ini,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Besar, Ir. Syahrial Amanullah, ST, yang turut mendampingi Bupati Aceh Besar, mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan Bupati dengan melakukan kajian teknis terhadap embung tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Bapak Bupati telah melihat langsung embung yang diinisiasi untuk menghindari kekeringan masyarakat pada musim kemarau. Sesuai Arahan Bapak Bupati, kami akan meluangkan waktu untuk menyusun perencanaan teknis yang diperlukan,” ungkapnya.
Syahrial menjelaskan, hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program peningkatan embung yang diharapkan dapat dianggarkan pada tahun 2027.
“Insya Allah kami akan mengupayakan pembiayaannya sesuai Arahan Bapak Bupati. Harapannya, embung yang sudah dibangun masyarakat ini dapat ditingkatkan sehingga mampu mendukung kebutuhan air pertanian secara lebih optimal,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MC Aceh Besar