Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 13 MEI 2026 • 23:46 WIB

DPRK Aceh Tengah Desak Perbaikan Irigasi Berawang Kenil Demi Selamatkan Sawah Warga

DPRK Aceh Tengah Desak Perbaikan Irigasi Berawang Kenil Demi Selamatkan Sawah WargaAnggota Pansus Bencana Hidrometeorologi DPRK Aceh Tengah meninjau kondisi Irigasi Berawang Kenil dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan perbaikan saluran irigasi. (Dok : Rizki Maulizar)
ACEH - 
Masyarakat Desa Berawang Gading kembali berharap pemerintah segera melakukan perbaikan Irigasi Berawang Kenil I yang selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah warga. Aspirasi tersebut kembali disampaikan dalam kegiatan peninjauan di wilayah tersebut, Rabu (13/5/2026).

Selain Irigasi Berawang Kenil I, kondisi Irigasi Berawang Kenil II juga dinilai membutuhkan penanganan segera, terutama pada bagian bendungan dan badan irigasi yang mulai mengalami kerusakan dan dikhawatirkan ambruk apabila tidak segera direhabilitasi.

Keberadaan saluran irigasi tersebut sangat vital bagi masyarakat di enam desa yang selama ini bergantung pada pasokan air untuk lahan persawahan mereka.

Meski menghadapi keterbatasan, masyarakat setempat tetap bergotong royong menjaga dan membersihkan saluran irigasi agar tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

Namun demikian, persoalan pengairan sawah hingga kini masih menjadi kendala utama yang dihadapi warga dan dinilai perlu segera mendapatkan perhatian serius demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian masyarakat.

Anggota Pansus Bencana Hidrometeorologi DPRK Aceh Tengah, Ir. H. Amiruddin, mengatakan masyarakat sangat berharap pembangunan dan perbaikan irigasi tersebut dapat segera direalisasikan oleh pemerintah.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar Respon Rekomendasi DPRK, Pembangunan Makin Terarah

Menurutnya, persoalan irigasi hampir selalu menjadi aspirasi utama masyarakat karena mayoritas warga menggantungkan sumber penghasilan dari sektor pertanian dan persawahan.

Ia menilai, apabila kerusakan irigasi terus dibiarkan tanpa penanganan, maka aktivitas pertanian masyarakat akan terganggu dan berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi warga.

Karena itu, penanganan Irigasi Berawang Kenil dinilai perlu menjadi salah satu prioritas dalam program pembangunan maupun pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Tengah.

Sementara itu, Reje Kampung Mukhtar juga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi irigasi tersebut.

Menurutnya, keberadaan irigasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian, menjaga hasil panen, sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi warga di kawasan setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DPRK Aceh Tengah Desak Perbaikan Irigasi Berawang Kenil Demi Selamatkan Sawah Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!