Selasa, 30 JUNI 2026 • 21:34 WIB

USK Kenalkan Riset Mitigasi Bencana hingga Nilam Aceh di Forum Internasional GSDC 2026

Author

USK membawa inovasi, riset, dan semangat pembangunan berkelanjutan ke panggung internasional melalui GSDC 2026. (Dok : USK)
ACEH -
Universitas Syiah Kuala (USK) berpartisipasi dalam Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada 22–25 Juni 2026. Forum internasional yang diikuti lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara itu mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan organisasi internasional untuk berbagi praktik terbaik dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Keikutsertaan USK menjadi bagian dari upaya memperkuat reputasi internasional melalui diseminasi hasil riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

Dalam pameran tersebut, USK menghadirkan booth bertema “Inspired by Aceh: Nature Research and Community Impact” yang menampilkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal Aceh.

Sejumlah pusat unggulan diperkenalkan, di antaranya Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) dengan inovasi mitigasi bencana, Atsiri Research Center yang mengembangkan hilirisasi tanaman nilam, riset keanekaragaman hayati darat dan laut Aceh, program Rumah Amal, serta Bank Sampah sebagai contoh penerapan ekonomi sirkular berbasis masyarakat.

Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, SE., MBA., DBA., mengatakan partisipasi tersebut menunjukkan komitmen USK dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Gandeng USK, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

“Kami percaya bahwa universitas tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi yang bernilai ekonomi,” ujar Rektor.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Heru Fahlevi, SE., M.Sc., Ak., CA., menilai GSDC menjadi peluang strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan berbagai hasil riset dan inovasi USK kepada dunia.

“Di sisi lain, GSDC juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, maupun mitra industri dalam mengembangkan solusi yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” katanya.

Direktur Pendidikan dan Administrasi Akademik USK menjelaskan tema “Inspired by Aceh: Nature Research and Community Impact” dipilih untuk menegaskan identitas USK sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan penelitian berbasis potensi daerah dengan orientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.

Partisipasi USK dalam GSDC 2026 didukung melalui Program EQUITY USK 2025–2026 yang didanai LPDP sebagai bagian dari transformasi menuju universitas berkelas dunia berbasis dampak.

Melalui keikutsertaan dalam forum internasional tersebut, USK kembali menegaskan komitmennya sebagai universitas riset yang terus menghadirkan inovasi bagi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian SDGs di tingkat nasional maupun global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: USK

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU