Selasa, 13 JANUARI 2026 • 23:24 WIB

3 Urban Legend Aceh Paling Horor yang Masih Diceritakan Sampai Sekarang

Author

Ilustrasi urban legend di Aceh. (Dok : Pexels/Oskar Smethurst)

ACEH - Di Aceh, ada banyak cerita yang tidak tercatat dalam buku sejarah. Kisah-kisah ini hidup dari mulut ke mulut, diceritakan para orang tua di masa lalu kepada anak dan cucu mereka. Selain kaya akan sejarah dan budaya, Aceh juga memiliki legenda-legenda mistis yang turun-temurun dipercaya hingga hari ini. Dari cerita tentang Burung Tujuh yang misterius, hingga sosok Hantu Halimah yang gentayangan di kawasan Lembah Seulawah.

Benarkah semua kisah ini hanya mitos? Atau ada peristiwa nyata yang melatarbelakanginya? Berikut rangkuman tiga urban legend Aceh yang paling dikenal masyarakat.

1. Burong Tujoh)

Dalam kepercayaan masyarakat Aceh, Burong Tujoh digambarkan sebagai makhluk gaib sejenis setan yang tidak dapat dilihat mata manusia. Ia diyakini suka mengganggu anak-anak kecil dan perempuan hamil.

Nama “burong” berarti burung, sementara “tujoh” merujuk pada tujuh jenis suara berbeda yang konon dapat terdengar ketika makhluk ini muncul. Di beberapa daerah, istilah “Burong Tujoh” juga dipahami sebagai tujuh hantu yang berkeliaran untuk mencari mangsa.

Dalam cerita turun-temurun, makhluk ini disebut-sebut dapat dipelihara oleh seorang dukun untuk dijadikan alat penyantet. Korban yang kerasukan Burong Tujoh biasanya mengalami kesakitan hebat, menderita dalam waktu lama, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Baca juga: Masjid Tuha Indrapuri: Masjid Tertua Aceh yang Berdiri di Atas Candi Hindu-Buddha

2. Balum Lidi

Balim Lidi dikenal sebagai makhluk halus yang menghuni perairan tenang, seperti sungai atau danau. Yang membuatnya berbahaya adalah bentuknya—sekilas tampak seperti tikar atau gulungan yang hanyut, sehingga tidak menimbulkan rasa takut bagi siapa pun yang melihatnya.

Namun bagi yang mendekat, makhluk ini disebut akan menarik dan menggulung tubuh korbannya hingga tenggelam dan meninggal. Banyak kisah menyebut, korban biasanya ditemukan tidak jauh dari tepian sungai, pada lokasi yang sebenarnya tidak terlalu dalam untuk membuat seseorang tenggelam.

3. Hantu Halimah

Cerita tentang Hantu Halimah sudah melegenda sejak puluhan tahun lalu. Dahulu orang hanya menyebutnya sebagai “hantu wanita jembatan”. Namun belakangan, sosok ini dikenal dengan nama Hantu Halimah, yang konon merupakan seorang mahasiswi yang dahulu mengalami kekerasan, lalu dibuang ke bawah Jembatan Seulawah hingga tewas dan akhirnya bergentayangan.

Penampakan Hantu Halimah disebut sering terlihat di Jembatan Seunapet, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar. Banyak pengendara mengaku melihat sosok perempuan berdiri di pinggir jalan pada malam hari, seolah menunggu atau mencoba menghentikan kendaraan yang melintas.

Cerita-cerita mistis dari Aceh ini bukan sekadar dongeng pengantar tidur, tetapi bagian dari warisan lisan yang hidup di tengah masyarakat. Sebagian orang menganggapnya sekadar mitos, sebagian lagi percaya bahwa setiap legenda pasti bermula dari sebuah kejadian nyata. Terlepas dari benar atau tidaknya kisah-kisah tersebut, urban legend seperti Burung Tujuh, Balim Lidi, dan Hantu Halimah telah menjadi bagian penting dari imajinasi kolektif orang Aceh, yang terus diceritakan dari generasi ke generasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU