Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 18 JULI 2025 • 15:49 WIB

Perempuan Aceh Besar Didorong Jadi Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045

Perempuan Aceh Besar Didorong Jadi Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045Wakil Ketua TP-PKK Aceh Besar Nurul Fazli, foto bersama dengan peserta Lokakarya penguatan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas, di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. (Dok : MC Aceh Besar)

ACEH - Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh Besar Nurul Fazli, S.Ag., membuka kegiatan Lokakarya Penguatan Sistem Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Menuju Indonesia Emas.

Acara tersebut diadakan di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (17/07/2025).

Dalam kesempatan itu, ia mendorong peran perempuan, ibu rumah tangga, dan remaja putri agar menjadi motor penggerak di tengah masyarakat.

Kapasitas perempuan bukan hanya dalam ranah domistik saja, akan tetapi juga dalam kehidupan sosial, ekonomi dan pendidikan,” kata Nurul Fazli.

Baca juga: PKK Aceh Besar Siap Akselerasi Program Keluarga Sejahtera Pasca Rakernas X

Nurul Fazli menyebutkan, perempuan merupakan tiang keluarga, bahkan wanita adalah tiang negara.

"Karena baik suatu negara itu, tergantung pada baiknya perempuan, begitu juga keluarga. Keluarga akan harmonis jika perempuan memiliki sikap dan akhlak yang baik,” ujarnya.

Untuk itu Nurul mengatakan bahwa  perempuan harus dibekali dengan keterampilan, ilmu pengetahuan dan kepercayaan diri, sehingga bisa menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat.

Perempuan Aceh Besar Didorong Jadi Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045Wakil Ketua TP-PKK Aceh Besar Nurul Fazli sedang memberikan arahan sekaligus membuka Lokakarya penguatan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas. (Dok : MC Aceh Besar)

Perempuan harus mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan baik itu di tingkat desa maupun nasional,” imbuhnya. 

Menurutnya, PKK sebagai mitra pemerintah mempunyai peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia. 

Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat atau perempuan adalah dua pilar utama dalam misi PKK,” pintanya. 

Melalui kegiatan ini, Nurul Fazli meminta untuk memperkuat komitmen bersama dan melahirkan pemikiran-pemikiran yang baru untuk membuat langkah-langkah yang kongkrit untuk diterapkan pada lingkungan kehidupan masing-masing. 

Karena pendidikan bukan hanya tentang mengajar dan belajar, tetapi juga tentang memerdekakan diri dari ketidakadilan, ketimpangan dan kesetaraan,” tuturnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Acehbesarkab.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perempuan Aceh Besar Didorong Jadi Game Changer Menuju Indonesia Emas 2045

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!