Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 20 JULI 2025 • 22:12 WIB

USK Level Up! 6 Profesor Baru Siap Hadapi Tantangan Global

USK Level Up! 6 Profesor Baru Siap Hadapi Tantangan GlobalUniversitas Syiah Kuala (USK) kukuhkan 6 profesor baru dari berbagai bidang keilmuan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Gedung AAC Dayan Dawood. (Dok : usk.ac.id)

ACEH - Universitas Syiah Kuala (USK) resmi mengukuhkan enam profesor baru dari berbagai bidang keilmuan melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas. Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Senat Akademik, Prof. Dr. Ir. Abubakar, MS, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, pada (17/07/2025).

Keenam profesor baru itu adalah Prof.Dr.Ir. Elly Kesumawati,  M.Agric.Sc , Prof.Dr.Ir. Helmi,  M.Agric.Sc , Prof.Dr.drh. Erwin, M.Sc, Prof. Rita Khathir, S.TP., M.Si, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Si dan Prof. Teuku Ahmad Yani, SH, M.Hum.

Dalam kesempatan itu, Rektor USK Prof.Dr.Ir. Marwan bersyukur atas pencapaian akademik kepada para profesor yang baru dikukuhkan. Ia menilai jumlah profesor di USK terus menunjukkan meningkat.

Hingga pertengahan tahun 2025, jumlah profesor aktif di USK telah mencapai 225 orang, atau lebih dari 10% dari total dosen. Ini adalah pencapaian strategi yang akan terus kami dorong,” ujar Rektor.

Ia juga menegaskan pentingnya pemerataan distribusi keilmuan lintas bidang, terutama dengan mendorong para Lektor Kepala dari rumpun ilmu sosial dan humaniora untuk segera meraih jabatan profesor.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Elly Kesumayati memaparkan kajian mengenai keberhasilannya mengembangkan varietas cabai lokal yang lebih tahan terhadap serangan virus.

Temuan ini membantu petani untuk mempertahankan hasil panen serta mendukung ketahanan pangan nasional. 

Lalu Prof. Helmi memberikan solusi pengelolaan air melalui sistem pompanisasi dan pembangunan waduk, untuk mengatasi dampak kekeringan dan banjir. Untuk menjaga ketersediaan air sepanjang musim ia menggunakan metode neraca air.

Baca juga: FK USK Bikin Skill Lab Baru, Siap Cetak Dokter Makin Kompeten!

Prof. Erwin memaparkan inovasinya untuk menyembuhkan luka pada hewan menggunakan bahan alami seperti kulit ikan mujair dan plasma darah. Ia menciptakan alat untuk menangani hernia pada hewan. Ia juga berkontribusi dalam konservasi satwa liar di Aceh.

Lalu Prof. Rita Khathir yang merupakan Ahli Teknologi Pascapanen memaparkan pentingnya modernisasi produksi pliek-u sebagai warisan kuliner khas Aceh. Ia juga mengembangkan alat dan metode seperti pengering terowongan Hohenheim, alat pengepres hidrolik, dan teknik pengemasan modern untuk mendukung UMKM lokal.

Prof. Rahmat Fadhil dalam kajiannya berfokus pada penguatan nilai tambah produk pertanian seperti kopi Gayo melalui pendekatan agroindustri. Ia juga berbagai metode pengambilan keputusan yang mendukung pengembangan kebijakan pengembangan industri daerah.

Terakhir, Prof. Teuku Ahmad Yani mengkaji transformasi Usaha Dagang (UD) menjadi Perseroan Terbatas Perseorangan sebagai langkah strategis untuk pemberdayaan UMKM. Gagasannya bertujuan membuka akses permodalan dan memperkuat kelembagaan bagi pelaku usaha kecil.

Rektor USK berharap banyak pada keenam profesor baru ini. “Kami berharap para profesor ini terus menghadirkan inovasi dan pemikiran transformatif yang memperkuat USK sebagai pusat unggulan penelitian dan cahaya ilmu pengetahuan yang menciptakan peradaban."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usk.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

USK Level Up! 6 Profesor Baru Siap Hadapi Tantangan Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!