Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 20 JULI 2025 • 21:47 WIB

Mahasiswa USK Bawa Semangat Aceh ke Malaysia Lewat KKN Internasional

Mahasiswa USK Bawa Semangat Aceh ke Malaysia Lewat KKN InternasionalKelas interaktif mahasiswa USK di Malaysia mengajarkan literasi dasar sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Aceh. (Dok : USK.ac.id)

ACEH - Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang mengikuti program KKN Internasional di Malaysia aktif mengajar anak-anak SD di Kampung Jawa dan Batu 18, Hulu Langat, Selangor.

Kegiatan yang dimulai sejak 7 Juli 2025 ini fokus pada peningkatan literasi dasar dan pengenalan budaya.

Sesi belajar diadakan setiap malam mulai pukul 20.00 WIN hingga 21.30 waktu setempat. Kegiatan belajar diadakan di Balai Raya Batu 18. Mata pelajaran yang diajarkan juga bermacam-macam seperti Matematika, Bahasa Inggris, dan Membaca dengan menggunakan metode komunikatif dan interaktif.

Tak hanya fokus pada bidang akademik, mahasiswa USK juga mengenalkan kekayaan budaya Aceh, salah satunya lewat kelas tari Likok Pulo. Tarian tradisional tersebut mengandung sarat nilai kekompakan dan spiritualitas.

Anak-anak sangat antusias belajar menari Likok Pulo dengan mengikuti gerakan demi gerakan menciptakan suasana belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Kami ingin mereka merasa bahwa belajar itu beragam, bisa melalui buku, gerakan, seni, dan budaya. Momen ketika mereka semangat menari dan belajar berhitung dalam satu malam adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi kami,” ujar Givel, salah satu siswa pengajar.

Baca juga: FK USK Bikin Skill Lab Baru, Siap Cetak Dokter Makin Kompeten!

Interaksi hangat antara siswa dan peserta menjadi kunci suasana belajar yang nyaman. Selain menunjukkan pemahaman materi, anak-anak juga semakin percaya diri dalam berekspresi dan berpartisipasi.

Berbagai faktor seperti keterampilan komunikasi siswa, fasilitas belajar yang memadai, serta antusiasme anak-anak turut mendukung semangat belajar. Namun, perbedaan bahasa dan keterbatasan waktu tetap menjadi tantangan yang berhasil diatasi.

Bagi kami, ini bukan hanya tentang mengajar. Ini adalah ruang belajar bersama, tempat kami dan anak-anak tumbuh, saling mengenal, dan berbagi cerita lintas negara,” tambah Riri, mahasiswa KKN lainnya.

Melalui langkah-langkah kecil yang berkelanjutan, mahasiswa USK membuktikan bahwa pendidikan dan budaya mampu menjadi jembatan kokoh untuk membangun masa depan yang inklusif, sehat, dan berdaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usk.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa USK Bawa Semangat Aceh ke Malaysia Lewat KKN Internasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!