Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 20 SEPTEMBER 2025 • 20:08 WIB

Festival Meurah Silu 2025 di Langsa: Wisata, Budaya, dan UMKM Aceh Naik Kelas

Festival Meurah Silu 2025 di Langsa: Wisata, Budaya, dan UMKM Aceh Naik KelasFestival Meurah Silu 2025 resmi dibuka di Langsa. (Dok : Humas Langsa)
ACEH -
Pemerintah Kota Langsa berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe mempromosikan potensi wisata, seni, kebudayaan, serta produk UMKM pesisir laut dan pegunungan Aceh kepada dunia melalui Festival Meurah Silu Aceh 2025, yang digelar pada Sabtu (20/9/2025) di Taman Hutan Kota Langsa.

Acara bertema “Merajut Kebersamaan, Meningkatkan Perekonomian Daerah” ini berlangsung pada 20–21 September 2025, diikuti oleh berbagai kabupaten/kota dalam wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta serta ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe dan semua pihak yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Festival Meurah Silu ini tidak hanya memperkenalkan seni, budaya, dan kearifan lokal Aceh, tetapi juga menjadi ruang untuk memberdayakan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan ekonomi kreatif,” ujar Jeffry Sentana.

Baca juga: Karnaval HUT RI di Langsa Dinodai Aksi Rasisme ke Papua, Netizen Geram!

Sebagai otoritas moneter, Bank Indonesia hadir sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan semangat kolaborasi antara budaya, pariwisata, dan UMKM, yang semuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Nama Meurah Silu sendiri mengingatkan pada sejarah besar Aceh: kepemimpinan visioner, berani, dan penuh kebijaksanaan.

“Semangat inilah yang harus kita warisi dalam menghadapi tantangan ekonomi hari ini dengan keberanian berinovasi, keteguhan menjaga nilai, dan kebersamaan membangun daerah,” lanjut Wali Kota Langsa.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe Prabu Dewanto menyampaikan bahwa Festival Meurah Silu merupakan kegiatan rutin tahunan, dan pelaksanaan di Kota Langsa kali ini adalah yang kedua.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menggali potensi ekonomi untuk menjawab tantangan pengembangan ekonomi di Provinsi Aceh,” paparnya.

Festival yang diikuti 10 kabupaten/kota ini juga mendorong penguatan ekonomi keuangan syariah serta pengendalian inflasi di wilayah pesisir dan pegunungan Aceh.

“Semoga Festival Meurah Silu 2025 menjadi momentum berarti dalam menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan potensi Aceh kepada dunia,” pungkas Prabu Dewanto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Langsa

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Festival Meurah Silu 2025 di Langsa: Wisata, Budaya, dan UMKM Aceh Naik Kelas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!