Petugas Polsek Meureubo bersama warga meninjau lokasi jalan amblas di Ranto Panyang Timur, Aceh Barat. Akses utama warga sementara dialihkan ke jalur alternatif. (Dok : Polres Aceh Barat)
ACEH - Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Mukim Meureubo Bawah dengan Mukim Meureubo Atas amblas setelah diterjang derasnya aliran air yang melintasi badan jalan pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 07.20 WIB. Kejadian tersebut terjadi di Desa Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Akibat peristiwa ini, akses transportasi warga terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Sebagai alternatif, masyarakat dialihkan ke Jalan Keramat Desa Ranto Panyang Timur, meskipun jarak tempuhnya lebih jauh dari biasanya. Kendati demikian, warga tetap berupaya menyesuaikan aktivitas harian agar kebutuhan tetap terpenuhi.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Meureubo, IPTU Bagus Erdyanthoro, S.Tr.K., mengatakan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di area terdampak.
“Selain meninjau, personel juga kami tempatkan di sekitar lokasi jalan yang amblas untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi warga yang melintas. Kami turut membantu mengatur arus lalu lintas agar masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif dengan aman,” ujar IPTU Bagus.
Baca juga: Layanan Publik Makin Mudah! Kapolres Aceh Barat Apresiasi Kehadiran Mall Pelayanan Publik
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat guna melakukan penanganan darurat agar jalur penghubung itu segera dapat difungsikan kembali.
Sementara itu, Kepala Desa Ranto Panyang Timur menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengajukan laporan resmi kepada pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti kerusakan tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah perbaikan, karena jalan ini merupakan akses utama masyarakat menuju Meureubo,” ujarnya.
Kapolsek Meureubo juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari dan di titik-titik rawan longsor maupun banjir, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Aceh Barat beberapa hari terakhir.
Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali, dengan petugas masih berjaga untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polres Aceh Barat