Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 01 DESEMBER 2025 • 09:03 WIB

Update Terkini Bencana Aceh : 441 Ribu Warga Terdampak, 80 Meninggal & 71 Masih Hilang

Update Terkini Bencana Aceh : 441 Ribu Warga Terdampak, 80 Meninggal & 71 Masih HilangSekda Aceh, M. Nasir selaku Incident Commander (IC) memberikan keterangan pers usai menggelar Rapat Lanjutan Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh. (Dok : Humas Aceh)

ACEH - Pemerintah Aceh melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyampaikan perkembangan terkini terkait penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekda dalam rapat koordinasi lanjutan yang digelar di Sekretariat Posko Tanggap Darurat, Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan data resmi hingga pukul 13.00 WIB, Pemerintah Aceh mencatat total masyarakat terdampak mencapai 441.842 jiwa. Dari jumlah tersebut, 80 orang meninggal dunia, 330 orang luka berat, 1.284 orang luka ringan, dan 71 orang masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, jumlah pengungsi di berbagai lokasi mencapai 207.017 jiwa yang tersebar di 229 titik pengungsian di seluruh wilayah. Pendataan terus dilakukan oleh posko kabupaten/kota untuk memastikan akurasi dan mempermudah penanganan lanjutan.

Sekda menjelaskan bahwa kondisi air di sebagian besar wilayah terdampak sudah mulai surut. Namun, endapan lumpur pascabanjir memerlukan penanganan tambahan agar proses evakuasi dan pembersihan dapat berjalan maksimal.

Baca juga: Kapolres Lhokseumawe Pimpin Evakuasi Jenazah Korban Banjir di Sawang

Terkait distribusi logistik, Pemerintah Aceh mengonfirmasi bahwa bantuan melalui jalur laut yang diberangkatkan sebelumnya telah mendarat di Pelabuhan Krueng Geukueh pada sore hari ini. Sementara wilayah yang masih terisolir telah menerima bantuan melalui jalur udara, termasuk di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tamiang.

Selain itu, Nasir melaporkan adanya kendala distribusi komoditas pertanian di Aceh Tengah. Ia menjelaskan bahwa 11.000 hektare lahan cabai yang memasuki masa panen belum dapat dibawa keluar akibat akses terbatas. Untuk itu, Pemerintah Aceh telah berkoordinasi dengan BNPB agar pesawat yang digunakan menyalurkan bantuan logistik juga dapat memuat hasil panen tersebut agar bisa keluar dari daerah terdampak.

Terkait masa tanggap darurat yang ditetapkan selama 14 hari, Nasir menegaskan bahwa periode ini harus dimanfaatkan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi, mulai dari logistik, layanan kesehatan, evakuasi, hingga pemulihan konektivitas. Ia menambahkan bahwa setelah masa tanggap darurat selesai, pemerintah akan beralih ke fase pemulihan dan rehabilitasi.

“Selama 14 hari ini kita pastikan semua masyarakat kita sehat, selamat, dan tidak kekurangan suatu apa pun. Akses logistik dan kesehatan juga harus benar-benar menjangkau mereka yang terdampak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nasir menyoroti urgensi penanganan hewan terdampak bencana. Ia memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk segera mengevakuasi bangkai hewan agar tidak menimbulkan dampak kesehatan atau penyakit menular bagi masyarakat.

Baca juga: Korban Banjir Tanpa Identitas Ditemukan di Dewantara, Polres Lhokseumawe Turun Tangan

Sementara itu, BNPB menyampaikan bahwa distribusi bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara secara keseluruhan telah menjangkau seluruh wilayah terdampak, meskipun jumlahnya masih terbatas. BNPB mendorong kabupaten/kota untuk menyampaikan data kebutuhan yang lebih rinci agar penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

BNPB juga terus berkoordinasi dengan BASARNAS untuk menambah jumlah personel ke wilayah terisolir guna mempercepat proses evakuasi. BPBA menegaskan bahwa mobilisasi logistik akan terus dilakukan setiap hari untuk memastikan tidak ada bantuan yang menumpuk di posko dan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Terkait pemulihan komunikasi, Diskominsa Aceh melaporkan bahwa perangkat Starlink telah dikirimkan ke beberapa wilayah terdampak seperti Bener Meriah dan Takengon untuk memperlancar koordinasi, mengingat layanan komunikasi konvensional belum sepenuhnya pulih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Update Terkini Bencana Aceh : 441 Ribu Warga Terdampak, 80 Meninggal & 71 Masih Hilang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!