Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 21:22 WIB

Pengadilan Tinggi Banda Aceh Salurkan Bantuan ke Aparat Peradilan Terdampak Banjir Besar

Pengadilan Tinggi Banda Aceh Salurkan Bantuan ke Aparat Peradilan Terdampak Banjir BesarKetua PT Banda Aceh bersama Tim Satgas menyalurkan bantuan logistik tahap pertama untuk aparatur peradilan yang terdampak banjir besar. (Dok : Dandapala/ist)

ACEH - Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh menyalurkan bantuan logistik tahap pertama bagi aparatur peradilan yang terdampak banjir bandang besar yang melanda Provinsi Aceh pada akhir November 2025. Penyaluran ini dipimpin langsung oleh Ketua PT Banda Aceh, Nursyam, didampingi Tim Satgas Penanggulangan Bencana yang dipimpin Hakim Tinggi Irwan Efendi, pada Kamis (4/12/2025).

“Bantuan ini sepenuhnya berasal dari donasi keluarga besar PT Banda Aceh, satuan kerja Pengadilan Negeri yang tidak terdampak banjir, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, serta sejumlah donatur. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi musibah ini,” ujar Nursyam.

Banjir bandang yang terjadi pada akhir November dipicu curah hujan ekstrem yang melanda berbagai wilayah Aceh selama beberapa hari berturut-turut. Ribuan rumah terendam, infrastruktur rusak berat, jembatan terputus, serta jaringan listrik dan telekomunikasi lumpuh di sejumlah daerah. Musibah ini turut mengganggu operasional satuan kerja peradilan, mulai dari kerusakan fasilitas kantor hingga hilangnya dokumen penting.

Baca juga: Warga Aceh Jaya Kumpulkan Bantuan untuk Aceh Timur

Sebanyak 11 satuan kerja yang menerima bantuan pada tahap pertama meliputi:

  1. PN Meureudu
  2. PN Bireuen
  3. PN Lhokseumawe
  4. PN Lhoksukon
  5. PN Idi
  6. PN Langsa
  7. PN Kuala Simpang
  8. PN Simpang Tiga Redelong
  9. PN Takengon
  10. PN Blangkejere 
  11. PN Singkil

“Kami melihat sendiri kondisi satker yang terdampak. Kondisi ini mendorong pimpinan Pengadilan Tinggi untuk segera turun ke lapangan memberikan bantuan secara langsung,” kata Nursyam.

Pada tahap pertama, PT Banda Aceh menetapkan PN Meureudu dan PN Bireuen sebagai prioritas penyaluran. Kedua wilayah tersebut dipilih karena akses yang masih dapat dilalui tanpa hambatan besar seperti longsor atau jembatan putus.

Baca juga: Bupati Aceh Timur Warning Pedagang: Jangan Jual di Atas HET Saat Warga Kena Banjir

Sementara itu, bantuan untuk PN Lhokseumawe, PN Idi, dan PN Lhoksukon sementara disimpan di PN Bireuen, mengingat akses menuju ketiga daerah tersebut masih terisolasi akibat banjir dan longsor. Bantuan akan langsung disalurkan setelah jalur transportasi dinyatakan aman.

“Setelah jalur perhubungan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, bantuan tersebut akan segera disalurkan untuk menjangkau para aparatur peradilan di tiga wilayah tersebut,” ujar Irwan Efendi, Ketua Tim Satgas.

Pada tahap berikutnya, bantuan juga akan diberikan kepada PN Langsa, PN Kuala Simpang, PN Simpang Tiga Redelong, PN Takengon, serta bantuan khusus untuk pegawai di PN Kutacane dan PN Tapaktuan.

“Kami menegaskan bahwa PT Banda Aceh akan terus memantau kondisi bencana hingga seluruh aparat peradilan yang terdampak menerima bantuan yang dibutuhkan,” tambah Irwan.

Dalam arahannya di hadapan Tim DANDAPALA, Nursyam menegaskan komitmen PT Banda Aceh dalam memulihkan kondisi satuan kerja dan pegawai yang terdampak bencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dandapala

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pengadilan Tinggi Banda Aceh Salurkan Bantuan ke Aparat Peradilan Terdampak Banjir Besar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!