Dari penyintas menjadi penggerak. Dara Ayuwi bersama tim turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban banjir Aceh Tamiang dan Langsa. (Dok : Dara Ayuwi)
ACEH - Bencana banjir yang melanda Aceh dalam dua pekan terakhir memicu gerak cepat sejumlah relawan. Salah satunya seorang perempuan bernama Dara Ayuwi, yang juga menjadi korban banjir, tergerak untuk membantu sesama penyintas dengan membuka penggalangan donasi bersama teman-teman terdekatnya.
Dalam keterangannya, Dara menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berawal dari keprihatinannya melihat masih banyak penyintas yang belum tersentuh bantuan.
Sejak 3 Desember 2025, ia mulai menggalang donasi melalui akun Instagram pribadinya. Perempuan yang berprofesi sebagai notaris di Langsa ini kemudian menyalurkan donasi yang terkumpul langsung kepada warga terdampak banjir.
Ia mengakui, proses penyaluran tidak selalu berjalan mudah. Akses menuju sejumlah lokasi masih sulit dilalui, namun timnya terus berupaya menembus daerah-daerah tersebut demi menjangkau para penyintas.
Baca juga: JARA Nilai Pemerintah Pusat Lambat, Minta Prabowo Izinkan Bantuan Global ke Aceh
Dalam kegiatan kemanusiaan itu, Dara menyoroti kondisi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
“Mereka sangat membutuhkan makanan, pakaian dan juga obat-obatan,” jelasnya.
Ia juga menemukan masih banyak tenda pengungsian yang kekurangan alas tidur, popok, susu bayi, hingga perlengkapan medis dasar. Keterbatasan waktu dan akses kerap menjadi tantangan tersendiri, termasuk saat pendistribusian makanan yang terkadang mengalami keterlambatan. Atas kondisi tersebut, Dara menyampaikan permohonan pengertian kepada para penyintas.
Hingga berita ini diturunkan, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp35.225.015. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp26.813.000 telah disalurkan dalam bentuk makanan siap santap, air mineral, kurma, dan biskuit kepada para korban banjir.
Aksi Dara Ayuwi menjadi bukti bahwa empati dan kepedulian dapat tumbuh dari siapa saja, bahkan dari mereka yang juga tengah berjuang menghadapi dampak bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan