Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 20 JANUARI 2026 • 03:18 WIB

BNPB Gandeng Mahasiswa Aceh Timur untuk Verifikasi Data Rumah Rusak

BNPB Gandeng Mahasiswa Aceh Timur untuk Verifikasi Data Rumah Rusak220 mahasiswa Aceh Timur resmi diterjunkan untuk memverifikasi data kerusakan rumah warga. BNPB berharap pendataan rampung sebelum Ramadan agar bantuan stimulan bisa segera disalurkan. (Dok : BNPB)

ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar bimbingan teknis (bimtek) pendataan kerusakan rumah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 220 peserta yang merupakan mahasiswa berdomisili di Aceh Timur.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menyebutkan bahwa bimtek tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendampingan kepada pemerintah daerah dalam melakukan penilaian ulang terhadap tingkat kerusakan rumah warga.

“Sebelumnya, pemerintah daerah telah memiliki data awal kerusakan rumah dan mengajukan permohonan pendampingan kepada BNPB agar proses verifikasi pendataan dilakukan lebih objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Jarwansah saat membuka kegiatan di Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (16/1/2026).

Dalam bimtek itu, para peserta dibekali materi mengenai metode pendataan serta indikator kerusakan bangunan. Selanjutnya, mereka akan diterjunkan selama 10 hari untuk memverifikasi dan melengkapi data by name by address secara langsung di 24 kecamatan terdampak.

Baca juga: BNPB Tuntaskan 50 Huntara di Pidie Jaya, Warga Siap Pindah Sebelum Ramadhan

Penilaian kerusakan rumah akan mengacu pada regulasi yang berlaku, yaitu kategori rusak ringan dengan tingkat kerusakan 0–30 persen, rusak sedang 30–70 persen, dan rusak berat di atas 70 persen. Ketentuan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan petunjuk pelaksanaan BNPB.

Jarwansah menambahkan bahwa pemerintah selama ini telah menyalurkan bantuan stimulan kepada warga sesuai kategori kerusakan rumah. Untuk rusak ringan diberikan bantuan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, sementara rusak berat menerima Rp60 juta dalam bentuk pembangunan rumah.

“Melalui pendataan ulang ini, diharapkan klasifikasi kerusakan dapat lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga berharap proses pendataan dapat dipercepat agar bantuan stimulan dapat disalurkan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, sehingga warga bisa kembali menempati rumah masing-masing.

Hasil pendataan yang dilakukan mahasiswa dan tim pendamping selanjutnya akan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk diterbitkan melalui surat keputusan (SK). Data tersebut juga akan dipadankan dengan data kependudukan dari Dinas Dukcapil serta Badan Pusat Statistik Aceh Timur guna memastikan validitas dan akuntabilitasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BNPB

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BNPB Gandeng Mahasiswa Aceh Timur untuk Verifikasi Data Rumah Rusak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!