Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 20 JANUARI 2026 • 03:26 WIB

BNPB Kerahkan 400 Mahasiswa & ASN untuk Percepat Verifikasi Rumah Rusak di Aceh Tamiang

BNPB Kerahkan 400 Mahasiswa & ASN untuk Percepat Verifikasi Rumah Rusak di Aceh TamiangBNPB mengerahkan 400 mahasiswa dan ASN untuk mempercepat verifikasi kerusakan rumah akibat bansor di Aceh Tamiang. Data ini jadi dasar bantuan R3P dan ditargetkan selesai dalam enam hari. (Dok : BNPB)

ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar pembekalan bagi pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diterjunkan untuk mempercepat penanganan banjir dan longsor (bansor) di wilayah Sumatera. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPRK Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, ini diikuti 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa, Praja IPDN, serta ASN Kementerian Dalam Negeri.

Para peserta akan bertugas sebagai enumerator atau verifikator dalam pendataan kerusakan rumah warga terdampak bansor di Kabupaten Aceh Tamiang. Pelibatan Praja IPDN dan mahasiswa ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam rangka percepatan penanganan darurat di wilayah yang mengalami dampak paling parah pada kejadian banjir dan tanah longsor akhir November lalu.

BNPB mencatat total 37.888 unit rumah terdampak di Aceh Tamiang, dengan rincian 15.174 unit rusak ringan, 9.366 unit rusak sedang, 8.509 unit rusak berat, serta 4.839 unit rumah masuk kategori rusak berat hanyut (RBH). Data tersebut akan divalidasi dan diverifikasi menggunakan metode by name by address (BNBA), mengacu pada formulir penilaian kerusakan rumah yang tertuang dalam lampiran juklak Perban Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Baca juga: BNPB Gandeng Mahasiswa Aceh Timur untuk Verifikasi Data Rumah Rusak

Tugas verifikasi akan dimulai setelah susunan tim pelaksana per kecamatan terbentuk. Dengan dukungan tim dari Kemendagri dan gabungan mahasiswa, proses verifikasi ditargetkan rampung dalam enam hari. Hasil verifikasi nantinya akan disahkan menjadi dokumen R3P Kabupaten sebagai dasar pengajuan pembiayaan bantuan ke pemerintah pusat.

Pada kegiatan pembekalan ini, materi disampaikan oleh Fungsional Ahli Madya Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB, Swasono Pudji Raharjo, serta Tenaga Ahli Kepala BNPB, Syavera. Keduanya didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang serta perwakilan Kemendagri.

Mahasiswa yang terlibat berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Malikussaleh, Universitas Samudra, UIN Sunan Lhokseumawe, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Universitas Negeri Medan, UNISAI Samalanga, STAI Barus, IAIN Langsa, Stikes, Poltekkes Langsa, STAI AT, dan Poltekkes Cut Nyak Dhien Langsa.

BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Aceh, dengan memastikan seluruh tahapan dilakukan secara akuntabel, transparan, dan berpihak pada masyarakat terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BNPB

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BNPB Kerahkan 400 Mahasiswa & ASN untuk Percepat Verifikasi Rumah Rusak di Aceh Tamiang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!