Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 20 JANUARI 2026 • 21:40 WIB

Pemerintah & Santri Bareng-Bareng Hijaukan Banda Aceh

Pemerintah & Santri Bareng-Bareng Hijaukan Banda AcehWakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah bersama santri dan jajaran pemerintah menanam bibit pohon di lingkungan dayah sebagai simbol komitmen menjaga alam. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH -
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menghadiri kegiatan Gerakan Penghijauan yang digagas Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh. Agenda ini berlangsung di dua lokasi, yaitu Dayah Mabdaul ’Ulum Al Aziziyah di Gampong Bitai dan Dayah Mishrulhuda Malikussaleh di Desa Lamjamee, Kecamatan Jaya Baru, Selasa (20/1/2026).

Kedatangan Afdhal disambut langsung oleh Pimpinan Dayah Mabdaul ’Ulum Al Aziziyah, Waled Muhibban. Setibanya di lokasi pertama, Afdhal menyempatkan diri bertegur sapa dengan para santri sebelum rangkaian acara dimulai.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh Muhammad, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Sulaiman, Camat Jaya Baru Mei Indriya Goswita, perwakilan MPU Kota Banda Aceh Dr. Nurkhalis, para keuchik, serta unsur Muspika Kecamatan Jaya Baru.

Dari jajaran Pemerintah Aceh, hadir Kepala Bidang Hortikultura Distanbun Aceh Ir. Khairil Anwar, MP, Koordinator Benih dan Hortikultura Raudah, SP, beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Afdhal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Aceh, khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, atas kolaborasi nyata dalam mendukung gerakan penghijauan di lingkungan dayah.

Baca juga: Bantuan Korban Bencana Mulai Disalurkan 27 Januari, Pemerintah Siapkan Strategi Baru

Afdhal menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penyebaran bibit tanaman, tetapi juga merupakan bentuk sinergi antar lembaga dalam membangun Aceh melalui penguatan sektor pendidikan dan kepedulian lingkungan. Ia menekankan peran penting dayah sebagai pusat pendidikan keislaman, pembinaan akhlak, sekaligus ruang pembelajaran nilai kehidupan, termasuk tanggung jawab dalam merawat alam.

Menurutnya, ajaran Islam menempatkan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari ketaatan kepada Allah SWT. Setiap tindakan menjaga dan memakmurkan alam memiliki nilai ibadah dan sedekah.

Afdhal juga menyebutkan bahwa gerakan penghijauan ini selaras dengan visi “Banda Aceh Kota Kolaborasi”, yaitu kolaborasi pembangunan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai-nilai kepedulian, keberlanjutan, dan tanggung jawab bersama.

Ia berharap penanaman bibit tanaman di lingkungan dayah dapat menumbuhkan kesadaran ekologis para santri, menciptakan lingkungan dayah yang hijau dan sehat, serta membentuk karakter yang cinta alam dan memiliki tanggung jawab sosial.

Afdhal menambahkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor bersama pemerintah provinsi, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mewujudkan Banda Aceh yang religius, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Afdhal, pimpinan dayah, jajaran Distanbun Aceh, dan para tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemerintah & Santri Bareng-Bareng Hijaukan Banda Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!