Wali Kota Illiza kembali mendorong kerja sama sister city dengan Higashimatsushima—terhubung oleh sejarah, diperkuat oleh komitmen untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan mandiri. (Dok : Diskominfo Banda Aceh)
ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama sister city antara Banda Aceh dan Kota Higashimatsushima, Jepang. Hal tersebut disampaikan Illiza saat memimpin rapat virtual bersama jajaran OPD dan perwakilan pemerintah kota di Prefektur Miyagi itu, Senin (19/1/2026), dari Pendopo Wali Kota.
Program sister city yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat ini merupakan inisiatif Illiza sejak 2014. Pada tahun tersebut, kedua pemerintah kota telah menandatangani MoU kerja sama yang menjadi dasar hubungan resmi kedua belah pihak.
Illiza menjelaskan bahwa Banda Aceh dan Higashimatsushima dipersatukan oleh pengalaman serupa menghadapi tsunami, ditambah nilai kemanusiaan dan komitmen bersama untuk membangun kota yang lebih tangguh dan mandiri.
Baca juga: Banda Aceh & Jepang Kolaborasi Mitigasi Bencana Level Internasional
Kerja sama sister city ini bertujuan memperkuat hubungan antar pemerintah lintas negara melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas, promosi ekonomi, serta pemahaman budaya. “Dan pemahaman budaya untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa program sister city diharapkan menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan daerah, memperluas jejaring, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “salah satunya melalui penggarap tiram,” ujarnya lagi.
Dalam pertemuan tersebut, Illiza juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat, melalui kementerian terkait, memberi dukungan penuh terhadap kolaborasi ini. “Banda Aceh sudah mendapat izin dari Pemerintah Aceh untuk berkolaborasi dengan Higashimatsushima, termasuk mengoptimalkan keberadaan Akademi Banda Aceh dalam waktu yang tidak lama lagi,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Banda Aceh