Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 12 APRIL 2026 • 00:02 WIB

Satpol PP dan Polisi Sisir Baiturrahman, Pengemis Mundur


Satpol PP dan Polisi Sisir Baiturrahman, Pengemis MundurPetugas Satpol PP dan Polresta Banda Aceh melakukan penertiban pengemis di kawasan Masjid Raya Baiturrahman demi menjaga kenyamanan jamaah. (Dok : Satpol PP Banda Aceh)

ACEH - Belasan pengemis yang semula berniat meminta-minta di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Jumat (10/4/2026), tampak mengurungkan niatnya setelah mengetahui adanya pengawasan dari personel Satpol PP WH dan Polresta Banda Aceh di sekitar lokasi.

Sejak pagi, petugas gabungan dari Satpol PP WH, Polresta Banda Aceh, serta instansi terkait melakukan penertiban terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga ketertiban di kawasan masjid yang menjadi ikon Aceh, terutama pasca libur Lebaran.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian, Subhari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya merupakan implementasi Qanun Kota Banda Aceh Nomor 6 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, tetapi juga merespons meningkatnya aduan masyarakat terkait maraknya pengemis di sekitar masjid.

“Banyak warga yang merasa prihatin dengan semakin maraknya peminta-minta di sekitar Masjid Raya, khususnya pada hari Jumat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian pengemis yang datang, termasuk yang diduga didampingi pihak tertentu, memilih meninggalkan lokasi setelah melihat kehadiran petugas.

“meski demikian ada juga tadi yang tetap nekat  ‘menggelar tikar’  tapi berhasil kita halau dan kita minta meningalkan Masjid Raya Baiturrahman,” kata Subhari.

Untuk memastikan kawasan tetap tertib, petugas tidak hanya berjaga di pintu masuk dan keluar, tetapi juga melakukan penyisiran di seluruh area masjid. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan dan mengganggu kenyamanan jamaah.

Baca juga: Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan PMKS di Simpang Jambo Tape

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, menegaskan bahwa pengawasan di kawasan masjid akan terus ditingkatkan. Menurutnya, hal ini penting mengingat Masjid Raya Baiturrahman merupakan simbol Aceh sekaligus pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah.

“Masjid Raya Baiturrahman sebagai wajah Aceh harus kita pastikan selalu dalam kondisi tertib dan nyaman. Tentu kita berharap jamaah, warga, pendatang yang berada di Baiturrahman merasa betah,” ungkap Rizal.

Ia menambahkan, upaya sterilisasi kawasan masjid dari aktivitas PMKS bukan berarti menghilangkan kesempatan masyarakat untuk bersedekah. Rizal mengimbau agar penyaluran bantuan dilakukan melalui lembaga resmi.

“Tidak adanya PMKS di seputaran masjid bukan berarti menghilangkan kesempatan jamaah untuk bersedekah. Kami sangat menyarankan agar sedekah tersebut disalurkan melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Menurutnya, penyaluran melalui Baitul Mal akan lebih efektif dan tepat sasaran, karena dana yang terkumpul dapat dikelola secara profesional untuk program pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

“Melalui Baitul Mal, dana zakat, infak, dan sedekah akan dikelola secara profesional untuk program pemberdayaan warga kota yang kurang mampu, termasuk para PMKS tersebut. Tujuannya agar mereka mendapatkan pelatihan dan bantuan yang lebih berkelanjutan, sehingga tidak lagi turun ke jalan untuk meminta-minta,” pungkas Rizal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satpol PP dan Polisi Sisir Baiturrahman, Pengemis Mundur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!