ACEH - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2025–2029 secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky pada Selasa (15/07/2025). Kegiatan tersebut diadakan di Aula Serbaguna Pendopo Bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Al-Farlaky mengatakan bahwa Musrenbang ini merupakan forum strategi dalam menyusun arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan, sesuai dengan kewenangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
“RPJMD sendiri merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan, serta tujuan pembangunan jangka menengah daerah, yang selaras dengan RPJMN 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA),” ujar Al-Farlaky.
Bupati juga menekankan Musrenbang RPJMD sangat penting sebagai landasan awal pembangunan.
“Rapat pembahasan RPJM atau Musrenbang ini sering dianggap tidak penting. Kadang-kadang kita ogah-ogahan hadir. Tapi justru di awal kita menentukan arah pembangunan Aceh Timur lima tahun ke depan,” tegas Bupati.
Baca juga: Illiza Paparkan 7 Misi Pembangunan Banda Aceh di Musrenbang RPJM 2025–2029
Ia menyampaikan bahwa dirinya kerap turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan jajaran perangkat daerah agar benar-benar serius dalam mengikuti proses perencanaan pembangunan.
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar acara seremonial, melainkan tahapan penting untuk menyusun arah pembangunan yang strategis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Pondasi itu ibarat kerangka atau kotak besar. Dari situ kita tahu arah ke mana pembangunan Aceh Timur ini mau dibawa. Maka, visi besar seperti Aceh Timur yang Islami, Maju dan Berkeadilan harus dijabarkan dalam program-program nyata," lanjutnya.
Bupati juga meminta seluruh kepala OPD untuk terlibat aktif dalam diskusi dan dialog Musrenbang. Ia berharap forum ini menjadi tempat untuk berbenah diri agar setiap program pembangunan terasa manfaatnya bagu masyarakat.
“Visi-misi itu tidak mungkin berjalan tanpa dukungan semua perangkat daerah. Makanya saya harap OPD ikut berdiskusi, beri masukan, mana yang perlu dikoreksi dan mana yang harus ditambah,” ujarnya.
Musrenbang ini juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan agenda nasional, yaitu “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”, tutup Al-Farlaky.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Aceh Timur, unsur Forkopimda, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Acehtimurkab.go.id