Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 23:11 WIB

Wagub Aceh Dorong Penyelesaian Tol Sibanceh: “Biar Banda Aceh–Pidie Makin Dekat!”

Author

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Tim Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen membahas percepatan penyelesaian Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) di Kantor Gubernur Aceh. (Dok : Humas Aceh)

ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membahas langkah percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh), khususnya pada seksi Padang Tiji–Seulimuem, bersama Tim Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (27/10/2025).

Dalam rapat tersebut, Fadhlullah menjelaskan bahwa hingga kini masih terdapat 24 bidang tanah prioritas di wilayah Padang Tiji, Kabupaten Pidie, dengan total luas mencapai 81.786 meter persegi, yang belum terselesaikan pembayaran ganti kerugian terhadap tanam tumbuh milik warga.

Kondisi tersebut menjadi kendala utama dalam proses Uji Layak Fungsi (ULF) pada seksi 1 Tol Sibanceh. Akibatnya, pekerjaan konstruksi di area perlintasan dan lereng tegakan belum bisa dilanjutkan, sehingga pembukaan ruas tol untuk masyarakat turut tertunda.

Pihak Kejaksaan melalui Tim Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen mendorong agar ULF dapat segera dilaksanakan pada November mendatang, dengan harapan seluruh proses pengadaan lahan bisa diselesaikan paling lambat akhir Oktober ini.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar Terima Gedung SDN Bak Sukon Terdampak Proyek Tol Sigli–Banda Aceh

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Fadhlullah meminta Pemkab Pidie serta Kepala Kantor Pertanahan Pidie melalui Kanwil BPN Aceh untuk segera menggelar musyawarah akhir bersama masyarakat pemilik lahan yang belum dibebaskan.

“Nanti saya akan datang bersama jajaran Forkopimda Aceh untuk mediasi dan mencarikan solusi terbaik terhadap tantangan yang belum selesai di Seksi Seulimuem–Padang Tiji ini,” ujar Fadhlullah.

Wagub menegaskan, penyelesaian pada seksi Padang Tiji–Seulimuem perlu dipercepat, mengingat masyarakat sangat menantikan pembukaan ruas tersebut.

“Jika bagian ini sudah terbuka, maka waktu tempuh dari Banda Aceh ke Pidie akan menjadi jauh lebih singkat,” tambahnya.

Adapun Tim Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen yang hadir dalam rapat itu terdiri atas Kasubdit Pengamanan Pembangunan Infrastruktur dan Telekomunikasi, Imran Yusuf, Kasi Transportasi, Ginanjar Damar Pamenang, serta Jaksa Ahli Madya, Taufiq Ibnugroho.

Selain itu, rapat juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Aceh, Pemkab Pidie, BPN Pidie, serta Project Director Tol Sibanceh PT Hutama Karya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Aceh Barat

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU