Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 21:04 WIB

Aceh Tengah Krisis Jaringan: Pemkab Pasang Internet Satelit untuk Warga

Author

Warga Aceh Tengah antre panjang di posko kebencanaan untuk menggunakan internet darurat berbasis satelit—satu-satunya akses komunikasi setelah listrik dan jaringan telepon lumpuh total. (Dok : Humas Aceh Tengah/Fasya Harsa)

ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bergerak cepat memfasilitasi jaringan internet darurat sejak hari pertama seluruh akses komunikasi lumpuh total.

Penumpukan warga mulai terjadi pada Sabtu (29/11/2025). Fasilitas darurat ini dipasang di pusat posko kebencanaan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah sebagai solusi sementara di tengah kelumpuhan akses telekomunikasi dan listrik akibat bencana hidrometeorologi.

Langkah ini diambil setelah terputusnya total jaringan listrik dan telekomunikasi di seluruh wilayah. Jaringan internet darurat tersebut menggunakan koneksi satelit, yang kini menjadi satu-satunya jalur komunikasi bagi masyarakat terdampak.

Saat ini, kondisi di posko kebencanaan Setdakab dipenuhi warga dari berbagai pelosok Dataran Tinggi Gayo. Mereka berbondong-bondong memanfaatkan satu-satunya akses komunikasi yang tersedia. Antrean panjang tak terhindarkan, karena warga ingin mengabarkan kondisi mereka kepada keluarga, kerabat, maupun kolega di luar daerah.

“Fasilitas internet terbatas ini menjadi denyut nadi kami. Banyak yang ingin mengabarkan bahwa mereka selamat, memastikan kondisi keluarga di tempat lain, atau menyampaikan kebutuhan mendesak,” ungkap seorang warga yang sedang menunggu giliran.

Baca juga: Internet Putus Saat Banjir? Acehlink Hadirkan Akses Gratis untuk Warga

Selain komunikasi pribadi, kelumpuhan total ini juga menghambat koordinasi penyaluran bantuan dan pendataan korban. Pemkab Aceh Tengah secara resmi telah meminta bantuan dari berbagai lini—pemerintah pusat, lembaga swadaya masyarakat, hingga mitra telekomunikasi—untuk segera memulihkan infrastruktur komunikasi. Akses informasi yang cepat dinilai sangat krusial agar aliran logistik dan respons kebencanaan berjalan efektif.

Kepala Diskominfo Kabupaten Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menjelaskan bahwa hilangnya jaringan disebabkan putusnya koneksi dari setiap tower Base Transceiver Station (BTS) serta habisnya daya pada generator (genset) tower.

“Kami telah menyampaikan laporan terkait kebutuhan bantuan pemulihan jaringan kepada Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Aceh. Prioritas utama saat ini adalah memulihkan jaringan utama secepat mungkin agar penanganan pascabencana dapat berjalan optimal,” ujar Mustafa Kamal.

Menanggapi laporan tersebut, Luthfi, Kepala Kantor Balmon Spekfrekrad Kelas II Banda Aceh, memastikan penanganan segera dilakukan.

“Kami akan berkoordinasi bersama Telkom Aceh untuk mempercepat pengaktifan kembali BTS di wilayah Aceh Tengah yang terdampak. Dalam upaya pemulihan ini, kami juga melibatkan dukungan dari pihak TNI,” kata Luthfi, menegaskan komitmen percepatan pemulihan komunikasi di Dataran Tinggi Gayo.

Pemkab Aceh Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan menggunakan fasilitas darurat internet secara bergantian serta bijak, mengingat kapasitasnya yang sangat terbatas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Aceh Tengah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU