ACEH - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya, berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar, Selasa (23/12/2025). Pengoperasian pembangkit ini dilakukan untuk memperkuat pasokan listrik ke wilayah Banda Aceh.
Penambahan daya tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan sistem kelistrikan pascabencana, sekaligus sebagai persiapan menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Bulan Ramadan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa beroperasinya PLTD Krueng Raya merupakan langkah strategis PLN dalam memastikan pemulihan kelistrikan di Banda Aceh berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, keberhasilan pengoperasian pembangkit tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim PLN di lapangan yang bekerja siang dan malam, serta dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat.
Baca juga: PLN Sulap Crane Jadi Tower Darurat, Listrik Aceh Akhirnya Nyala Lagi!
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terus bersinergi dengan PLN, sehingga progres recovery bisa berjalan baik. PLN akan terus memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menjelaskan bahwa dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya mencapai 32 MW.
Pasokan tersebut berasal dari PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW, serta tambahan daya dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW, yang terdiri dari 10 MW PLTD Lueng Bata dan 15 MW PLTD Krueng Raya.
“Dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat, didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan backup dari dua lokasi PLTD milik PLN Nusa Daya, sehingga keandalan layanan dapat lebih terjamin bagi masyarakat,” jelas Rizal.
Rizal menambahkan, ke depan PLN juga akan kembali menambah pasokan listrik untuk Banda Aceh melalui pengoperasian PLTD Ulee Kareng berkapasitas 25 MW. Dengan tambahan tersebut, total cadangan daya yang menyuplai Banda Aceh nantinya mencapai 57 MW.
“Penempatan pembangkit di titik-titik strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pasokan listrik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terlayani dengan baik,” tutup Rizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PLN